Najamuddin Bantah Ada Perpecahan Usai Muswil PAN NTB

H. Najamuddin Mustofa.(Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Kader di internal Partai Amanat Nasional (PAN) NTB diisukan tengah terbelah usai pelaksanaan Muswarah Wilayah (Muswil) beberapa waktu lalu.  Hal itu terjadi lantaran hasil Muswil tidak memuaskan semua kader partai dengan lambang matahari terbit itu.

Dari informasi yang dihimpun Suara NTB, kader PAN NTB kini terbelah dua antara kubu Muazzim Akbar dengan kubu Hasbullah Muis. Dikabarkan Hasbullah Muis kecewa dengan hasil musyawarah tim formatur yang menetapkan kembali Muazzim Akbar sebagai ketua DPW PAN NTB.

Sedangkan dalam proses pemilihan dan penetapan Muazzim tersebut, Hasbullah yang juga anggota tim formatur tidak dilibatkan. Dari lima orang anggota formatur, Muazzim hanya diputuskan sebagai ketua hanya oleh tiga orang anggota formatur.

Sekretaris DPW PAN NTB terpilih, H. Najamuddin Mustofa yang dikonfirmasi terkait dengan hal itu tidak menampiknya jika pasca pemilihan dan penetapan Muazzim Akbar sebagai Ketua DPW PAN NTB, terdapat riak-riak politik dari kubu Hasbullah Muis.

Namun demikian bagi Najmudin, hal tersebut merupakan hal biasa dan menjadi bagian dari dinamika politik Muswil. Ia meyakini bahwa PAN NTB akan tetap kompak dan utuh. “Biasa lah itu, nanti juga akan akan berakhir, saya hanya tekankan jangan melawan orang yang punya partai,” ujar Najmuddin.

Najamuddin mengakui jika sampai saat ini dari sejak rapat formatur tersebut belum ada komunikasi dengan Hasbullah. Akan tetapi dia memastikan bahwa hubungan dengan mantan sekretaris DPW PAN NTB itu tetap terjalin dengan baik. “Ndak ada, tapi kita baik-baik saja, biasa saja komunkasi,” katanya.

Saat ini Hasbullah Muis juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PAN di DPRD NTB. Kabarnya ia akan dicopot dari jabatan tersebut dalam waktu dekat ini oleh Muazzim. Terkait hal itu Najmuddin mengakui memang akan ada evaluasi pasca penetapan kepengurusan baru PAN NTB.

“Soal itu nanti kita lihat perkembangannya seperti apa. Setelah rapung kepengurusan baru ini memang semua akan kita lihat, akan kita evaluasi,” ungkapnya.

Najamuddin membantah jika akan ada upaya menyingkiran Hasbullah Muis dari posisi-posisi strategis di partai. Ia menegaskan bahwa pihaknya memastikan akan mengakomodir semua kader PAN terbaik dalam kepengurusan partai, termasuk Hasbullah sendiri. “Pasti kita akan akomodir semua, pesannya DPP Pak Hasbullah jangan tidak ditaruh di tempat-tempat yang strategis, artinya bisa dia ketua POK atau ketua Bappilu,” pungkasnya. (ndi)