Naik, Insentif Pegawai K2 Kota Mataram

Ketua Forum K2 Kota Mataram, Muzakalah memberikan keterangan pers di ruang kerja sekretaris daerah, Jumat, 1 Februari 2019. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram akhirnya merealisasikan janjinya. Tahun ini, insentif pegawai kategori dua (K2) dinaikkan. Sebelumnya Rp270 ribu per bulan menjadi Rp400 ribu per bulan.

Bagi Ketua Forum K2 Kota Mataram, Muzakalah, mensyukuri adanya kenaikan insentif tersebut. Karena pascabencana gempa, Pemkot Mataram menepati janjinya menaikkan gaji mereka. “Kita bersyukurlah bisa direspon,” kata Muzakalah dikonfirmasi, Jumat, 1 Februari 2019.

Iklan

Kenaikan ini kata dia, memang belum sesuai upah minimum kota (UMK). Tapi secara bertahap sesuai komunikasi dengan Sekretaris Daerah diupayakan kesejahteraan K2 bisa meningkat.

Peningkatan kesejahteraan akan jelas setelah penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). “Semuanya akan jelas setelah perekrutan P3K oleh pemerintah pusat,” tandasnya.

Pegawai K2 sambung Muzakalah, sebenarnya berharap penerimaan P3K. Ini jadi alternatif pengangkatan pegawai non PNS setelah tak terakomodir. Namun demikian, pemerintah pusat belum memberikan kejelasan terkait mekanisme perekrutan. Apalagi pembiayaan dibebankan ke kas daerah.

Sekretaris Daerah Kota Mataram, Ir. H. Effendi Eko Saswito mengatakan, pemerintah mengambil kebijakan menaikkan gaji pegawai K2 menjadi Rp400 ribu. Nantinya bertahap dinaikkan tergantung kondisi anggaran daerah. “Iya, digenapkan jadi Rp400 ribu,” sebut Sekda. Terhadap penerimaan P3K akan menunggu kebijakan pemerintah pusat. (cem)