Naik Haji, Warga Lotim Harus Menunggu 26 Tahun

Ilustrasi Jemaah Haji

Selong (Suara NTB) – Warga Kabupaten Lombok Timur (Lotim) yang ingin mendaftar naik haji bisa dilakukan kapan pun. Daftar sekarang, maka harus menunggu 26 tahun lagi baru bisa diberangkakant. Hal ini dikarenakan banyaknya daftar tunggu yang masuk. Sementara kuota jumlah jemaah yang bisa diberangkatkan tiap tahunnya masih sangat terbatas.

Kepala Seksi Haji Kantor Kementerian Agama Lotim Makkinuddin kepada Suara NTB menguraikan, musim haji tahun 2019 ini dari Kabupaten Lotim mendapatkan kuota sebanyak 1.123 orang Calon Jemaah Haji (CJH).

Iklan

Diakuinya, ada tambahan 10 ribu orang secara nasional hasil lobi pemerintah pusat ke Pemerintah Arab Saudi. Akan tetapi, jumlah tersebut pun dianggap masih sangat terbatas dan penambahan kuota untuk Lotim tidaklah seberapa. Untuk sementara, sebut Makkinuddin, untuk tambahan Lotim mendapatkan CJH lansia sebanyak 27 orang.Ada rencana tambahan untuk jemaah yang reguler, akan tetapi sampai sekarang belum dirilis.

Jumlah penambahan tersebut sebutnya berdasarkan surat Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 176 Tahun 2019 tentang jatah Provinsi NTB dari 10 ribu itu. Disebut jumlahnya di 10 kabupaten dan kota se NTB mendapatkan tambahan jatah sebanyak 398 orang. Jumlah itulah yang sudah dibagi dengan ketentuan untuk lansia 50 persen dan reguler 50 persen. Untuk lansia di NTB dapat tambahan 199 orang. Dari tambahan inilah Lotim mendapat 27  orang sedangkan tambahan dari yang  reguler belum diberikan.

Selanjutnya digambarkan, sekarang ini para CJH sedang dalam proses pelunasan tahap kedua Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH). Disebut total BPIH berlaku juga untuk Lotim sebesar Rp  38.454.405. (rus)