MWP akan Dijadikan Sumber PAD

Mataram Water Park (MWP) yang terletak di Kompleks Taman Udayana belum bisa dimanfaatkan secara optimal. Rencananya kolam renang ini akan dibuka untuk publik. Tujuannya untuk meningkatkan sumber PAD. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Pengelolaan Mataram Water Park (MWP) masih menjadi pekerjaan rumah Pemkot Mataram. Sejumlah fasilitas belum dibenahi. Aset sebelumnya mangkrak ini akan dioptimalkan sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD).

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Mataram, H. Suhartono Thumiran menyampaikan, pengelolaan MWP akan diupayakan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tempat wahana bermain yang nyaman. Fasilitas pendukung akan diperbaiki seperti kolam renang anak dan lainnya. Dengan kondisi sekarang ini, belum representatif digunakan sebagai tempat rekreasi. Kolam renang yang terletak di Kompleks Taman Udayana tersebut masih digunakan sebagai tempat latihan oleh club renang. “Kita sedang mengusulkan supaya lebih banyak dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Suhartono, Senin, 11 Oktober 2021.

Iklan

Salah satu terobosan yang dilakukan setelah dilantik sebagai Kadispora pekan kemarin adalah, mengupayakan pengajuan peraturan daerah (Perda) retribusi daerah terhadap pemanfaatan kolam renang tersebut. Perda ini perlu disosialisasikan ke masyarakat. Pemanfaatan kolam renang itu diyakini jauh lebih maju dibandingkan kolam renang lainnya di Kota Mataram.

Artinya, pemanfaatan kolam tidak saja untuk peningkatan prestasi atlet renang, tetapi penting untuk peningkatan sumber PAD. “Jadi perlu juga kita mengoptimalkan PAD dari pemanfaatan kolam itu,” terangnya.

Suhartono menambahkan, fasilitas yang perlu dibenahi saat ini adalah lintasan. Pasalnya, sejak dibangun beberapa tahun lalu, terdapat kekurangan 30 centimeter panjang lintasan. Rencananya, kolam renang akan dibongkar untuk menambah panjang lintasan sesuai standar. Kurangnya panjang lintasan menyebabkan kolam renang yang dibangun pada masa Walikota Mataram, H. Moh. Ruslan (alm) tidak bisa digunakan lomba pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). “Kolam renang anak – anak juga akan diperbaiki,” sebutnya.

Untuk penerapan retribusi tersebut masih harus dibahas kembali. Pihaknya telah mengkonsultasikan ke Bagian Hukum Setda Kota Mataram. Perda ini perlu dibahas kembali bersama legislatif. (cem)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional