Mutu Pendidikan Lotim, Masih Rendah pada Aspek SDM dan Sarpras

Achmad Dewanto Hadi (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Semua satuan pendidikan di Lombok Timur (Lotim) saat ini sedang dalam proses asesmen. Proses penilaian yang nantinya keluar dalam bentuk rapor atas pemetaan mutu pendidikan tahun 2021 belum keluar hasilnya. Namun, hasilnya diduga tak jauh berbeda dengan tahun 2020 lalu, meski terjadi peningkatan di beberapa aspek penilaian.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim, Achmad Dewanto Hadi, Kamis, 14 Oktober 2021 menjelaskan ada delapan standar pendidikan nasional yang harus dipenuhi. Berdasarkan rilis tahun 2020, dua indikator yakni pada Kapasitas Pendidik dan Tenaga Pendidikan dan sarana dan prasarana pendidikan  yang hasilnya masih rendah.

Iklan

“Lotim harus berjuang di dua indikator, kapasitas pendidik dan tenaga pendidikan dan pada aspek kualitas sarana prasarana,” sebutnya.

Mantan Kepala Bappeda ini menyebut, jika nilai maksimal masing-masing indikator adalah 8. Sementara, dua indikator pendidikan di Lotim ini di bawah angka 8. “Meski tidak rendah-rendah sekali, tapi dua indikator harus didorong lebih supaya sama dengan indikator lainnya,” ucap Dewanto Hadi.

Indikator Tenaga pendidik dan tenaga kependidikan ini terlihat masih rendah dari sisi jumlah dan kapasitas. Diketahui masih minim guru yang buat karya ilmiah sebagai syarat kenaikan pangkat dan sebagainya.

“Upaya untuk menggenjotnya, kita akan melakukan peningkatan kapasitas¬† terkait kurikulum pemahaman kurikulum dengan melakukan diklat. Termasuk penjenjangan pendidik dengan menyarankan seluruh pendidik membuat karya tulis ilmiah,” terangnya.

Sementara untuk peningkatan sarana, Lotim diakui tidak bisa membangun sendiri gedung-gedung sekolah. Andalannya adalah bantuan dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) atau sumber dana lainnya.

Harapannya, DAK untuk sarana pendidikan ini ke depan bisa meningkat, sehingga bisa mempercepat perbaikan sarana pendidikan yang diketahui banyak mengalami kerusakan akibat musibah gempa bumi dua tahun lalu dan juga karena termakan usia. (rus)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional