Mutasi di Lobar, Pejabat Diundang Lewat Pesan WA

0
Kepala OPD yang dirotasi dan didemosi Bupati Lobar, Senin, 24 Januari 2022.(Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Pelaksanaan mutasi pejabat eselon II Pemkab Lombok Barat (Lobar) yang digelar oleh Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid mengejutkan jajaran pejabat. Masalahnya, mutasi hingga demosi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) itu bersifat sangat rahasia. Tidak banyak yang tahu.

Undangan yang diberikan kepada OPD pun mendadak dan serba dadakan. Beberapa di antara kepala OPD yang belum siap pun terpaksa meminjam baju kepada sesama pejabat.

IKLAN

Senin, 24 Januari 2022 sore, sekitar pukul 15.00 wita, aula Kantor Bupati Lombok Barat (Lobar) mendadak ramai dengan pejabat. Satu per satu pejabat masuk ke ruangan. Baju Korpri warna biru berpola batik terlihat dari beberapa pejabat yang datang dengan pejabat lain tanpa seragam santai berbincang sembari  menunggu kedatangan Bupati ke aula itu. Namun raut tegang tak bisa dihapus dari wajah beberapa pejabat yang menggunakan Korpri itu.

Spanduk bertuliskan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat lingkup Pemkab Lobar tertempel di dalam aula itu. “Dadakan ini (mutasi),” kata yang sekilas terdengar dari salah satu pejabat yang mendapat undangan mutasi hari itu. Karena undangan yang diterima melalui pesan Whatsapp (WA) oleh pejabat yang dimutasi itu diterima sejam atau setengah jam dari waktu undangan pukul 15.00 wita. Dampaknya para pejabat itu harus pulang mengambil baju Korpri.

Bahkan ada yang sempat pulang karena jauhnya kediaman dan akhirnya memilih meminjam baju Korpri. Meski demikian hingga pukul 15.00 wita pelaksanaan mutasi belum juga dilakukan karena menunggu seluruh pajabat yang dilantik datang. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Pemkab Lobar itu baru berlangsung sekitar pukul 16.00 wita. Terdapat 11 pejabat yang diambil sumpah jabatannya.

Tak hanya adanya rotasi atau pengeseran, janji bupati untuk mendemosi pejabat kinerja buruk juga ditepati hari itu. Nama H. Isnanto Karyawan disebut dalam SK bupati yang turun eselon atau demosi dari Kepala Badan Kesbangpol menjadi Kepala Bidang Industrial dan Jamsostek Dinas Tenaga Kerja. Selain itu terdapat pergeseran untuk eselon III atas nama Imron Rosidin menjadi Kabid Politik di Bakesbangpol. Sedangkan untuk pejabat eselon II yang dirotasi sebanyak 9 orang. (her)