Musrenbang Nasional, NTB Perkuat Usulan Dukungan Program Industrialisasi

H.Iswandi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB memperkuat usulan dukungan Pemerintah Pusat terkait program industrialisasi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Nasional 2021. Musrenbang Nasional dibuka langsung Presiden Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) yang diikuti Gubernur se – Indonesia yang gelar secara virtual, Selasa, 4 Mei 2021.

‘’Kita memperkuat usulan berkenaan dengan dukungan industrialisasi di NTB. Karena itu dalam rangka pemulihan ekonomi,’’ kata Kepala Bappeda NTB, Dr. Ir. H. Iswandi., M. Si., dikonfirmasi usai mendampingi Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., mengikuti Musrenbang Nasional secara virtual di Kantor Gubernur, Selasa, 4 Mei 2021.

Iklan

Iswandi mengatakan, dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022, Pemerintah Pusat masih concern untuk melakukan pemulihan ekonomi. Program pemulihan ekonomi tersebut juga sejalan dengan program industrialisasi yang sedang digalakkan NTB.

‘’Kita harap proses industrialisasi yang berlangsung di NTB, yang sudah berjalan selama kurang lebih tiga tahun, dapat terus kita dorong. Termasuk juga dukungan anggaran terhadap STIP NTB,’’ tandasnya.

Pengembangan Science Technology Industrial Park (STIP) NTB merupakan salah satu dari tiga program prioritas yang mendapatkan dukungan APBN pada 2022 mendatang, selain program NTB Hijau dan penyelesaian pembangunan RS Mandalika.

Pemprov NTB telah mengusulkan anggaran dalam rencana kerja pemerintah (RKP) 2022 untuk pembangunan STIP NTB sebesar Rp167,7 miliar lebih. Anggaran sebesar itu akan direncanakan untuk pembangunan gedung manufaktur 2 sebesar Rp17,1 miliar lebih.

Kemudian, gedung showroom produk IKM sebesar Rp12,588 miliar, pembangunan gedung bisnis 1 dan 2 sebesar Rp31,395 miliar, Pembangunan Gedung IT Center sebesar Rp12,588 miliar, pembangunan rumah kemasan sebesar Rp20 miliar, pabrik pakan Rp5 miliar.

Selanjutnya, pembangunan fasilitas model inovasi atau rekayasa teknologi yang ditempatkan di seluruh area STIP NTB sebagai eduwisata teknologi dan inovasi sebesar Rp49,232 miliar, dan pengadaan peralatan mesin produksi untuk mendukung layanan IKM logam dan permesinan sebesar Rp19,5 miliar.

Selain itu, dalam Musrenbang tingkat Provinsi NTB beberapa bulan lalu, Pemprov NTB menetapkan 17 program unggulan prioritas untuk tahun 2022. Dari 65 program unggulan Pemprov NTB tahun 2019 – 2023, sebanyak 17 program unggulan yang menjadi skala prioritas dilaksanakan 2022 mendatang dengan melihat kemampuan keuangan daerah.

Sebanyak 17 program unggulan priotitas Pemprov NTB tahun 2022, antara lain, Desa Tangguh Bencana (Destana), Air Bersih/ Air Minum untuk Semua, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Kemudian, Revitalisasi Posyandu, PAUD Holistik Integratif, Zero Waste/ Pengolahan Sampah/Bank Sampah.

Selanjutnya, Pertanian Lestari/Modern/Integrated Farming System (Food Estate), BUMDes Maju/Maha Desa, Melawan Kemiskinan dari Desa/Penanggulangan Kemiskinan dan Penataan 99 Desa Wisata. Selain itu, Industri Peralatan dan Permesinan, Industri Sepeda dan Motor Listrik, Industri Pangan, Hortikultura dan Perke bunan, Industri Hasil Hutan Kayu dan Bukan Kayu (HHK dan HHBK), Industri Peternakan/Pakan Ternak, Industri Perikanan/Tepung Ikan, UMKM/IKM Bersaing; dan Desa Bersinar.

Target pembangunan NTB tahun 2022 mendatang. Antara lain, inflasi ditargetkan sebesar 3 – 4 persen, tingkat pengangguran terbuka 3,19 persen. Kemudian, indeks pembangunan manusia (IPM) sebesar 69,39 poin, pertumbuhan ekonomi 3,5 – 4,5 persen, ketimpangan atau gini rasio 0,329 dan tingkat kemiskinan sebesar 12,77 persen. (nas)

Advertisement ucapan idul fitri ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional