Musda Ricuh, Misbach Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPD II Partai Golkar Sumbawa

Mataram (suarantb.com) – Ricuhnya Musda penentuan Ketua DPD II Partai Golkar Sumbawa membuat Pimpinan Sidang mengambil keputusan DPD I Golkar NTB mengambil alih kepengurusan DPD II Golkar sumbawa.

Kepada suarantb.com, Ketua sidang Musda Golkar Sumbawa yang juga Sekretaris DPD I Golkar NTB Hj. Bq Isvie Rupaeda, SH,MH mengatakan DPD I Partai Golkar NTB menunjuk H. Misbach Mulyadi sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Ketua Harian DPD I Golkar NTB ini nantinya akan menjalankan empat buah keputusan Musda Golkar Sumbawa yang berakhir ricuh.

Iklan

Sebagai Plt Ketua DPD II Golkar Sumbawa, Misbach akan didampingi Ir. H. Busrah Hasan selaku Sekretaris.

“Plt-nya nanti Bapak Ketua harian Bapak Misbach Mulyadi, Sekretarisnya Bapak Busrah Hasan,” kata Isvie usai menutup Musda DPD II Golkar Sumbawa di Mataram, Sabtu, 3 September 2016.

Isvie mengatakan Plt akan melaksanakan empat keputusan Musda Golkar Sumbawa yang berakhir ricuh tersebut. Hak tersebut diambil sebagai langkah strategis memperbaiki berjalannya organisasi partai di Sumbawa.

“Ada empat keputusan kita ambil, satu, mengambil alih Kabupaten Sumbawa, dua, menunjuk Plt, tiga melakukan musyawarah Desa, baru Musyawarah Kecamatan, baru Musda,” ungkapnya.

Isvie juga berharap dengan diambil alihnya kepengurusan Golkar Sumbawa oleh DPD I Golkar NTB akan memberikan dampak menyatukan kembali kedua kubu pengurus kecamatan yang saat ini sedang berselisih.

“Insya Allah tidak akan hancur. Makanya kita akan musyawarah desa dulu. Ini kita akan tata ulang,” katanya.

Sementara itu, Plt Sekretaris DPD II Golkar Sumbawa, Ir. H. Busrah Hasan menyatakan akan berupaya melakukan rekonsiliasi guna menyatukan kembali dualisme kepengurusan di Golkar Sumbawa.

“Awalnya hanya lima ( kecamatan yang dualisme), sekarang berkembang jadi semuanya. Kalau saya (harus) rekonsiliasi. Bagaimanapun juga Golkar nggak boleh pecah,” tandas anggota DPRD NTB ini. (ast)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here