Mulai Bangkit Pasca Pandemi Covid-19, Pelaku Wisata Lakey Sasar Wisatawan Lokal

Launching pembukaan kembali hotel dan restoran Ali Rock Pool Lakey Dompu pasca pandemi Covid-19, Sabtu malam, 4 Juli 2020.(Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – Pandemi Covid-19 memberi dampak yang cukup besar bagi sektor pariwisata, termasuk bagi pelaku wisata di Lakey. Hotel dan restoran dalam beberapa bulan ini tidak ada pengunjung karena takut akan penyebaran virus Corona. Tatanan kehidupan baru yang mulai diterapkan pemerintah, mulai dimanfaatkan untuk membangkitkan sektor pariwisata.

Peluncuran dimulainya layanan hotel dan restoran Ali Rock Pool, Sabtu malam, 4 Juli 2020 menjadi awal mulainya pemasaran pariwisata Lakey pasca pandemi Covid-19. “Mudah – mudahan apa yang kita lakukan malam ini bisa meyakinkan pasar bahwa Lakey aman untuk dikunjungi. Semoga ekonomi kembali bergairah lagi dan kita (pelaku wisata) semua bisa hidup kembali lagi,” kata Muhammad Ali, pemilik hotel dan restoran Ali Rock Pool, Sabtu, 4 Juli 2020.

Iklan

Diakui Ali, pandemi Covid-19 membuat semua negara luar menutup perbatasannya. Sehingga pasar lokal dan domestik menjadi sasaran pasar pariwisata saat ini. Berbagai layanan dan fasilitas terus dilengkapi, seperti tempat tongkrongan, panggung musik untuk live musik akustik setiap Sabtu malam, hingga ayunan kayu disiapkan di pinggir pantai untuk menambah kehangatan wisatawan yang berkunjung ke hotel dan restoran Ali Rock Pool di daerah Nangas Lakey ini.

Image harga makanan dan minuman di daerah wisata yang mahal juga mulai dikikis Ali dengan launching restoran yang menyiapkan makanan khas Dompu dan makanan Indonesia. Karena harga makanan dan minuman yang dijual restoran Ali Rock Pool sangat terjangkau. Karena harga yang ditawarkan untuk masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Uang Rp.10 ribu bisa menikmati minuman jus, dan harga makanan untuk ikan bakar maksimal Rp.45 ribu.

“Malam ini kita ingin meyakinkan ke publik bahwa masuk restoran di Lakey tidak semahal seperti dalam pikiran mereka. Artinya kita ubah mindset mereka, siapapun bisa masuk restoran. Dengan uang Rp10 ribu, bisa masuk restoran di Lakey saat sekarang,” kata Ali.

Dengan mengaktifkan kembali hotel dan restoran, Ali menargetkan untuk meningkatkan daya beli lokal dan bisa dijangkau. “Di samping itu, bisa menikmati Lakey dan bisa membantu kami yang ada di sini,” jelasnya.

Ali juga berharap adanya dukungan ril dari pemerintah untuk sektor pariwisata. Selain mendorong wisatawan lokal, fasilitas pendukung pariwisata juga diharapkan bisa dibantu. Persoalan sampah masih menjadi salah satu sumber ketidak nyamanan wisatawan di Lakey. “Tulisan (di papan), jangan buang sampah sembarang harus juga dilengkapi dengan fasilitas dan tenaga kebersihannya,” harapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dompu, H. Khairul Insan, SE, MM mengatakan, launching hotel dan restoran Ali Rock Pool juga harus diikuti dengan komitmen bersama pelaku wisata untuk sama – sama menjaga pariwisata Lakey. “Pasca pandemi Covid, terutama pelaku wisata untuk menjamin bahwa Lakey aman untuk dikunjungi. Itu semua harus didukung semua pihak,” ajaknya. (ula)