Mulai 2017, Bau Nyale Jadi Event Nasional

Praya (Suara NTB) – Pemerintah pusat telah memasukkan Bau Nyale sebagai salah satu event dalam kalender pariwisata nasional. Terhitung mulai tahun 2017 mendatang. Dengan begitu, pemerintah pusat juga dipastikan akan ikut melakukan intervensi anggaran guna mendukung dan mensukseskan event tahunan masyarakat Sasak di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) ini.

“Jadi mulai tahun depan, event Bau Nyale akan ditangani pemerintah pusat. Termasuk dari anggaran penyelenggaraannya juga akan didukung pemerintah pusat,” terang Bupati Loteng, H.M. Suhaili FT, kepada wartawan di Desa Pemepek Kecamatan Pringgarata, Sabtu, 3 Desember 2016.

Iklan

Kendati demikian, bukan berarti semua urusan penyelenggaraan event diambilalih oleh pemerintah pusat. Pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi dalam hal ini juga akan tetap terlibat sebagai penyelenggara di tingkat daerah.

Polanya untuk festival nanti pemerintah yang menyelenggarakan. Sedangkan untuk kegiatan pendukung, termasuk acara puncak Bau Nyale tetap ditangani oleh pemerintah daerah sebagai panitia lokal. “Untuk lokasi penyelenggaraan dan bentuk festival yang akan digelar, itu pemerintah yang menyiapkan. Termasuk anggarannya segala,”  sebut Suhaili.

Untuk itu, Pemkab Loteng segera mengajukan usulan kegiatan dan besaran anggaran yang dibutuhkan ke pemerintah pusat. Supaya pemerintah pusat juga bisa segera melakukan persiapan. Dengan masa persiapan yang panjang, diharapkan pelaksanaan event Bau Nyale tahun 2017 mendatang bisa jauh lebih matang.

Menurut mantan Ketua DPRD NTB ini, keterlibatan pemerintah pusat dalam penyelenggaraan core event Bau Nyale diharapkan bisa semakin menggemakan event tahunan ini. Karena tentunya, jika telah masuk sebagai salah satu event nasional, maka promosi kegiatan bukan hanya di tingkat daerah saja, tapi secara nasional juga akan tersosialisasikan. Harapannya tentu, Bau Nyale bakal lebih dikenal oleh masyarakat luas, sehingga event Bau Nyale benar-benar bisa menjadi event pariwisata andalan bukan hanya bagi Loteng dan NTB saja. Tetapi juga secara nasional dan menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara khususnya, untuk mau datang dan berkunjung di daerah ini. (kir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here