MUI Nyatakan Ajaran ‘Rumah Mengenal Al-Qur’an’ Sesat

Mataram (suarantb.com) – Ketua MUI NTB, Prof. H. Syaiful Muslim menyatakan ajaran di ‘Rumah Mengenal Al-Qur’an’ masuk dalam aliran sesat.

Demikian disampaikannya usai menemui pemilik rumah tersebut, Siti Aisyah di Polda NTB, Selasa, 31 Januari 2017.

Iklan

“MUI sudah sepakat anggap dia sesat. Kalau dia sudah tidak percaya hadis Nabi dia sudah sesat,” ujarnya.

Bahkan Ketua Komisi Fatwa MUI NTB, H. Mustamiudin menambahkan pemilik ‘Rumah Baca Al-Qur’an’, Siti Aisyah sudah tidak bisa disebut sebagai muslim akibat dari keyakinannya tersebut. “Jadi kalau mau selamat dia harus baca syahadat lagi,” katanya.

Keyakinan Aisyah menolak percaya pada hadis Rasulullah SAW dan hanya berpegang pada Al-Qur’an sebagai petunjuk. Mustamiudin menganggapnya melenceng karena tak sesuai dengan Fatwa MUI yang terakhir. “Karena dia tidak mengakui hadis-hadis Nabi Muhammad. Dia juga tidak menerima cara-cara kita shalat itu. Ruku’, sujud itu ndak ada di Al-Qur’an katanya. Saya ndak tahu bagaimana caranya dia shalat,” imbuhnya.

Syaiful Muslim bahkan menetapkan tindakan Aisyah sebagai bentuk pengingkaran terhadap sunnah Rasul.

“Dia juga ndak paham Al-Qur’an, dia hanya baca terjemah Al-Qur’an. Hadis Nabi tidak dia percayai. Kita dorong dia supaya kembali pada Islam yang benar, ndak mau dia,” ungkapnya.

Bahkan dalam brosur yang diterima MUI, Syaiful menyatakan berisi unsur penghinaan terhadap ulama. Hal ini sangat tidak dibenarkan dalam Islam. (ros)

  Dewan Minta Satgas Saber Pungli Kota Mataram Punya Target Kerja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here