MUDA akan Sulap Ampenan Jadi Poros Ruang Kreatif

Perwakilan Mataram Muda, Getaq Aprian Idha bersama Makmur-Ahda. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Calon Wakil Walikota Mataram, Badruttamam Ahda LC, mendapat kunjungan dari relawan Mataram Muda pasca menghadiri acara debat Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram pada Kamis, 29 Oktober 2020, di Hotel Grand Legi Mataram.

Dalam kunjungannya, Getaq Aprian Idha selaku perwakilan dari Mataram Muda menyampaikan aspirasinya kepada lulusan Al-Azhar Kairo-Mesir tersebut. Menurut Rian, sejumlah hal perlu dioptimalkan kembali di Kota Mataram, khususnya yang menyangkut aktivitas kepemudaan.

Iklan

“Kami mewakili aspirasi kelompok Muda di Mataram, bermaksud untuk menjadi penghubung atas keresahan teman-teman. Rasanya sejumlah hal perlu dioptimalkan seperti dibukanya creative space sebagai wadah aktivitas para pelaku kreatif yang didominasi oleh anak Muda,” ungkap Rian.

Rian juga melanjutkan, bahwa anak muda di Mataram selain membutuhkan ruang kreatif, sejatinya juga membutuhkan bantuan konkret untuk mengembangkan bakat dan potensinya berupa suntikan modal. Bagi Rian, anak muda sudah cukup memiliki banyak waktu luang untuk berlatih secara mandiri. Hanya yang dibutuhkan sekarang adalah jaringan pasar, ruang aktivitas khusus, dan suntikan modal seperti yang dikatakan sebelumnya.

“Tentu saja kami membutuhkan bimbingan berupa pelatihan khusus dari orang-orang yang sudah senior atau ahli sesuai bidang yang kami dalami. Hanya saja, tidak semua dari kami membutuhkan itu. Karena kami sudah memiliki banyak waktu luang untuk berlatih secara mandiri, sekarang PR-nya adalah jaringan pasar, ruang aktivitas khusus kreatif dan suntikan modal yang jelas,” tegasnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, Badruttamam Ahda, LC menjelaskan program yang telah dirancangnya khusus untuk keberlangsungan aktivitas kreatif anak muda. Program tersebut disebutnya sebagai Creative Hub.

Creative Hub akan menjadi salah satu program prioritas dari 5 Ikhtiar Pembangunan di mana uraiannya terdiri dari dibukanya creative space bagi anak muda, pemberian pelatihan bakat dan jaringan pasar, serta modal untuk tindak lanjut dari pelatihan yang telah dijalani.

“Kami memang berkomitmen untuk memberikan kontribusi yang konkret untuk anak muda. Maka dari itulah tiyang dengan Miq Makmur merancang Creative Hub. Creative Hub berisi tentang segala kebutuhan anak muda yang telah kami riset secara mendalam. Hasilnya, anak muda membutuhkan creative space, pelatihan bakat dan jaringan pasar, serta modal berkelanjutan pasca melakukan pelatihan,” jelas calon pemimpin muda tersebut.

Melanjutkan pembahasan Creative Space, Badruttamam Ahda, LC mengatakan bahwa daerah Kota Tua Ampenan nantinya akan dijadikan sebagai poros kreatif anak muda Kota Mataram.

Rencananya, bila pasangan Makmur-Ahda terpilih sebagai walikota dan wakil walikota Mataram pada Pilkada 2020 nanti, Kota Tua Ampenan akan ditransformasikan menjadi creative space tanpa meninggalkan filosofi sejarah yang hidup di sana.

“Kota Tua Ampenan akan ditransformasikan menjadi creative space bagi aktivitas kreatif anak muda Kota Mataram. Kita akan memaksimalkan setiap sudut di Kota Tua Ampenan agar bisa dimanfaatkan demi perkembangan kreativitas anak muda, tanpa harus menghilangkan atau mengurangi kadar filosofi sejarah dari Kota Tua Ampenan. Ampenan akan tetap hidup bersama sejarahnya. Ini sekaligus menjadi tempat belajar sejarah bagi anak muda dan upaya merawat ingatan bagi masyarakat Kota Mataram secara luas,” jelasnya.

Rian yang mendengar penjelasan-penjelasan tersebut mengaku siap untuk ikut berkontribusi dan mengawal pembangunan yang akan dilakukan oleh Makmur-Ahda bila terpilih nanti. Menurutnya, dari apa yang telah disampaikan oleh calon wakil walikota Badruttamam Ahda LC, merupakan gagasan yang inovatif dan menjadi suatu kemajuan penting yang menandai era baru bersamam gerakan anak muda.

“Apa yang telah disampaikan oleh Ustaz Ahda adalah sebuah kemajuan penting yang menandai era baru bersama gerakan muda. Dengan gagasan-gagasan seperti demikian, rasanya kami pun (Mataram Muda) tak ragu untuk turut berkomitmen, terlibat serta berkontribusi dalam mengawal pembangunan di Kota Mataram untuk lima tahun ke depan,” pungkasnya. (tim)