MTN Alokasikan Rp300 Miliar untuk Bangun STIP

Kepala Bappeda NTB, H. Ridwan Syah (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Industrialisasi produk-produk unggulan berbasis sumber daya lokal menjadi fokus perhatian Pemprov NTB lima tahun mendatang. Science, Technology, Industry Park (STIP) akan dibangun 2019 mendatang sebagai pusat pengemangan iptek dan industri.

Untuk membangun sarana dan prasarana agar STIP Banyumulek menjadi pusat pengembangan Iptek dan industri yang bagus, Pemprov berencana akan mengalokasikan anggaran sekitar Rp300 miliar.

Iklan

‘’Kita akan membangun sarana dan prasarana STIP di Banyumulek. Dari master plan yang disusun, untuk  menjadi unit yang bagus itu diperlukan hampir Rp300 miliar,’’ sebut Kepala Bappeda NTB, Ir. H. Ridwan Syah, MM, M. Sc, M.TP di Kantor Gubernur, kemarin.

Ridwan mengatakan, pembangunan sarana dan prasarana cukup dianggarkan satu tahun saja. Sementara fasilitas pendukung lainnya dapat dianggarkan belakangan. ‘’Kita fokus agak besar tahun pertama. Kita juga akan menyiapkan master plan  STIP Serading,’’ katanya.

Ridwan mengatakan, penyampaian KUA-PPAS RAPBD 2019 akan paralel dengan Rancangan RPJMD 2019-2023. Ia mengatakan, rancangan RPJMD sudah final. RPJMD tersebut merupakan pejabaran NTB Gemilang. Dari delapan misi ada 20 indikator kinerja utama.

‘’Beberapa hal yang baru, antara lain soal industri, pada indikator nomor tujuh. Ada juga indeks pembangunan teknologi komunikasi dan informasi, indeks ketahanan keluarga, indeks kemantapan infrastruktur dan indeks konektivitas wilayah,’’sebutnya.

Dikatakan, 20 indikator utama  tersebut mencerminkan dua hal. Pertama, keberlanjutan dari kinerja RPJMD yang lama. Dan kedua, menampung dan mendetailkan program unggulan 2018-2023 sesuai yang tertera dalam 15 komitmen. Ia menambahkan ada  70 indikator kinerja kunci yang tersebar di 43 OPD terjabar dalam 165 program.

‘’Kita di tahun 2019, mencerminkan APBD yang lebih riil terhadap pendapatan. Ada penurunan pendapatan sebesar 5 persen,’’ sebutnya.

Belanja yang jadi prioritas adalah 15 komitmen NTB Gemilang. Yang terbagi pada lima pilar yakni pendidikan, kesehatan,  pemberdayaan ekonomi industri, sosial kebudayaan, lingkungan dan pariwisata. Dalam rancangan angkanya, sebut Ridwan  hampir mencapai Rp300 miliar.

‘’Kami memetakan dari usulan masuk e-planing,’’ pungkasnya. (nas)