MotoGP Mandalika Digelar Maret 2022, Pembangunan Infrastruktur Pendukung Tetap Dikebut

H. Ridwan Syah (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Penyelenggara MotoGP, Dorna Sports, telah mengumumkan bahwa MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika akan digelar Maret 2022. Meskipun MotoGP Mandalika tidak jadi digelar Oktober 2021, namun pembangunan infrastruktur pendukung seperti bandara dan bypass menuju Sirkuit Mandalika akan tetap dikebut tahun ini.

‘’Pembangunan infrastruktur tetap dikebut dan tetap sesuai dengan jadwal. Karena, selain event MotoGP, ada juga event-event lain akan dilaksanakan di situ,’’ ujar Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB, Ir. H. Ridwan Syah, M.M., M.TP., dikonfirmasi Suara NTB, Minggu, 11 April 2021.

Iklan

Pada tahun ini, kejuaraan dunia World Superbike (WorldSBK), atau FIM Motul Superbike direncanakan akan digelar di Sirkuit Mandalika pada 14 November mendatang. Sehingga, kata Ridwan, pengerjaan pembangunan Sirkuit Mandalika, termasuk infrastruktur pendukung seperti bypass dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) – KEK Mandalika dan perpanjangan runway serta perluasan terminal BIZAM tetap dikebut dan ditargetkan tuntas sesuai jadwal.

‘’Pengerjaan infrastruktur ini memang sudah terjadwal dan anggarannya sudah ada. Kayak pembangunan bypass Bandara – KEK Mandalika. Anggarannya sudah ada, dan kontraknya selesai bulan Agustus. Jadi, pengerjaan  tetap on schedule,’’ imbuhnya.

Artinya, kata Ridwan, pengerjaan sejumlah infrastruktur tidak terpengaruh dengan diundurnya pelaksanaan MotoGP Mandalika pada Maret 2022. Pengunduran pelaksanaan MotoGP Mandalika tahun 2021 ini, kata Ridwan, karena memang masih dalam kondisi Covid-19.

Akibat pandemi Covid-19, akan membuat pergerakan orang menjadi terbatas. Sementara, pemerintah berharap event MotoGP akan mendatangkan banyak kunjungan wisatawan menyaksikan balap motor bergengsi di dunia tersebut di Sirkuit Mandalika.

‘’Justru hikmahnya kita menjadi lebih siap dari sisi penyiapan masyarakat, sosialisasinya, penyiapan SDM. Ini memberi kesempatan kita menjadi lebih siap untuk MotoGP pada Maret 2022,’’ tandasnya.

Untuk pembangunan tiga paket proyek bypass BIZAM – KEK Mandalika, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, telah menginstruksikan supaya bisa tuntas akhir Juli mendatang. Meskipun sesuai kontrak ketiga paket pengerjaan proyek tersebut harus tuntas Oktober dan Desember, namun kontraktor diminta menuntaskannya lebih awal, yaitu bulan Juli.

Berdasarkan laporan dari Satker Balai Jalan Nasional, progres pembangunan tiga paket proyek bypass Mandalika sudah mencapai 51,17 persen, per 8 April 2021.

Paket pembangunan jalan tersebut dikerjakan oleh tiga kontraktor yaitu yang pertama Nindya Karya Bumi Agung KSO, yang kedua Adhi Metro KSO dan yang ketiga PT Yasa Patria Perkasa.

Total Panjang Pembangunan Jalan Bypass BIZAM – Mandalika sendiri yaitu 17,363 km yang terdiri dari paket Mandalika I panjang penanganan jalan nya 4,3 km, untuk paket Mandalika II panjang penanganannya 9,7 KM dan paket Mandalika III sepanjang 3,363 km.

Untuk tandatangan kontrak paket Mandalika I dimulai dari 5 Oktober 2020, paket Mandalika II tanggal 20 Oktober 2020 dan paket Mandalika III  tanggal 3 Desember 2020. Nilai kontrak untuk paket Mandalika I sebesar Rp181 miliar, Paket Mandalika II sebesar Rp321 miliar dan paket Mandalika III sebesar Rp138 milliar.

Adapun proyek-proyek pengembangan bandara antara lain proyek perpanjangan serta peningkatan daya dukung landas pacu (runway), proyek perluasan apron sisi barat, serta proyek pengembangan fasilitas kargo.

Saat ini tengah dikerjakan perpanjangan landasan pacu (runway) dari 2.750 meter menjadi 3.300 meter. Serta peningkatan daya dukung runway agar dapat mendukung operasional pesawat berbadan lebar (wide body) sekelas B777 dan pesawat kargo logistik MotoGP.

Selain itu, dilakukan pula perluasan apron sisi barat, dari 25.553 m2 berkapasitas 18 pesawat narrow body dan 4 pesawat wide body akan diperluas menjadi 50.923 m2 berkapasitas 18 pesawat narrow body dan 6 pesawat wide body.

Untuk pengembangan fasilitas kargo, luas pelataran terminal kargo akan diperluas menjadi 2.572 m2 serta dibangun pula akses jalan menuju jalan bypass yang terpisah dengan akses jalan umum ke terminal penumpang. Sehingga dapat mendukung kecepatan pengangkutan kargo dari bandara menuju Sirkuit Mandalika dan sebaliknya.

Proyek landas pacu yang target awal penyelesaiannya pada bulan September 2021, akan diupayakan dipercepat agar dapat selesai pada Mei 2021. Setelah dilakukan verifikasi oleh Kementerian Perhubungan RI, harapannya runway sepanjang 3.300 meter ini sudah dapat beroperasi di Juni 2021. (nas)

Advertisementfiling laporan pajak ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional