Mori Yakin Pemprov Akomodir Pokok Pikiran DPRD NTB

Mataram  (suarantb.com) – Wakil Ketua DPRD NTB, Mori Hanafi, SE, M.Comm mengaku  optimis Pemprov NTB  akan mengakomodir pokok-pokok pikiran DPRD dalam RAPBD perubahan 2016. Menurutnya, apa yang menjadi saran dan pendapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD NTB akan diperhatikan eksekutif dalam RAPBD Perubahan 2016 tersebut.

Kepada suarantb.com, Mori menyatakan bahwa keinginan Banggar agar eksekutif memasukkan pokok-pokok pikiran DPRD NTB dalam RAPBD Perubahan masih belum terealisasi karena sedang dalam proses pembahasan. Politisi Gerindra ini melihat mulai ada komitmen dari eksekutif yang mengarah kepada hal tersebut.

Iklan

“Ya, menurut saya, ini pasti akan direalisasikan. Saat ini belum karena masih dalam proses. Kalau melihat komitmennya,  Insya Allah,” kata Mori di Mataram, Selasa, 20 September 2016.

Terkait adanya penilaian sejumlah anggota Dewan yang menyebutkan eksekutif terlalu mendominasi legislatif dalam pengambilan keputusan dalam RAPBD Perubahan, menurut Mori hal tersebut merupakan gejala yang wajar. Jika melihat posisi eksekutif selaku pihak yang mengajukan RAPBD Perubahan tersebut.

“Sebetulnya wajar eksekutif dominan karena mereka kan yang mengajukan. Artinya dalam batasan yang wajar,” tambahnya.

Sebelumnya, dalam rapat  paripurna dengan agenda penyampaian nota keuangan  RAPBD Perubahan 2016, Banggar DPRD NTB melalui juru bicaranya, Drs. H. Humaidi menyampaikan sepuluh pendapat dan saran untuk RAPBD Perubahan yang disampaikan oleh eksekutif.

Dimana,  dalam pendapat dan saran tersebut, ada 10 poin yang yang harus diubah sehingga RAPBD Perubahan tersebut ideal.  Selain itu, Dewan melalui Banggar juga meminta Eksekutif jangan terlalu banyak mengambil peran yang seharusnya menjadi tanggung jawab bersama antara eksekutif dan legislatif sebagai mitra kerja. (ast)