Mori Hanafi Buka Puasa Bareng Ribuan Warga Dompu

Mataram (Suara NTB) – Calon Wakil Gubernur NTB nomor urut 2, H. Mori Hanafi, SE, M.Comm, menghadiri kegiatan buka puasa bersama ribuan warga Dompu, Minggu (20/5). Dalam kegiatan yang digelar di Gedung Samakai Dompu itu, Mori mengajak warga Kabupaten Dompu, Bima dan Kota Bima memperkuat persatuan dan kesatuan.

Mengawali sambutannya dalam kegiatan itu, Mori menegaskan bahwa kehadirannya kali ini merupakan kelanjutan dari belasan kali kunjungannya sebelumnya ke Dompu. Sebagai satu-satunya figur yang merepresentasikan masyarakat Bima dan Dompu, Mori Hanafi memang merasa perlu memberikan prioritas kepada daerah Bima dan Dompu dalam musim kampanye ini.

Iklan

“Saya berharap, kita sebagai pendukung Ahyar-Mori ini tetap kompak, menjaga silaturahim dan kebersamaan kita,” ujar tokoh yang pernah menjadi pimpinan DPRD NTB ini.

Seperti diketahui, daerah Bima dan Dompu memiliki potensi yang besar untuk mengalami kemajuan di masa depan. Di Dompu misalnya, saat ini perekonomian tumbuh dengan cukup baik. Kemajuan ini antara lain ditopang oleh strategi pengembangan komoditas jagung dan komoditas lainnya yang cukup sukses.

Karena itulah, Mori menegaskan masyarakat Bima dan Dompu membutuhkan sentuhan kebutuhan yang lebih berpihak untuk bisa berkembang menuju taraf yang lebih baik. Karena itu, Mori menegaskan, di Pilkada NTB 2018 inilah, kesempatan bagi rakyat Bima dan Dompu untuk mendukung kandidat yang bisa merealisasikan janji pembangunan yang bisa membawa daerah ini kepada kemajuan.

“Mari kita tunjukkan kekompakan kita. Kita tunjukkan bahwa masyarakat ini bersatu mendukung pasangan Ahyar-Mori,” ujarnya.

Mori Hanafi kemudian melanjutkan pidato dengan memaparkan serangkaian janji kerja yang sudah disusun oleh pasangan Ahyar-Mori. Pertama, Ahyar-Mori bertekad membangun rumah sakit rujukan di Bima dan Dompu. Pembangunan rumah sakit ini, menurutnya akan menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki penyakit berat.

“Kami ingin membangun rumah sakit rujukan pemerintah provinsi ke Bima dan Dompu. Untuk mempermudah pengobatan bapak dan ibu kalau ingin berobat. Kalau penyakitnya besar, tidak perlu berobat ke Mataram,” ujar Mori.

Dengan adanya kemudahan dalam pengobatan, Mori yakin kualitas hidup masyarakat di Bima dan Dompu akan menjadi lebih baik.

Selanjutnya, pasangan Ahyar-Mori juga bertekad untuk membangun Islamic Center di Bima dan Dompu. Menurutnya, sebagai daerah yang menjadi basis penyebaran Islam di NTB, masyarakat Bima dan Dompu membutuhkan wadah untuk menjadi pusat kajian dan pembelajaran Islam.

“Niatan kami juga, di dalam bulan suci Ramadhan ini kami juga berjanji, bahwa kita di Bima dan Dompu akan punya Islamic Center. Kita akan bangun seperti yang di Mataram. Kita akan bangun, Islamic Center, sebagai pusat rujukan, sebagai pusat kegiatan, pusat kajian Islam yang ada di Bima dan Dompu,” tegas Mori.

Janji kerja lain yang juga disampaikan Mori Hanafi adalah pembangunan GOR berstandar nasional untuk masyarakat Bima dan Dompu. Pembangunan GOR berstandar nasional ini menurutnya sangat penting guna menampung talenta-talenta muda yang terus tumbuh di daerah ini.

“Kita juga akan membangun GOR berstandar nasional. GOR ini penting kita buat. Karena kita sama-sama tahu bahwa di Bima dan Dompu, ada banyak sekali bakat-bakat terpendam,” ujarnya.

Mori menegaskan, selama ini, fakta telah berbicara atlet-atlet asal Bima dan Dompu yang dilatih dengan fasilitas berstandar nasional, ternyata bisa berbicara banyak. Beberapa diantara mereka bahkan telah melampaui ekspektasi dengan menorehkan prestasi berskala regional, bahkan internasional.

“Kalau kita kembangkan potensi mereka, kita godok di GOR berstandar nasional, insya Allah mereka akan berperan besar dalam turnamen nasional dan internasional. Itu sudah kita buktikan, bahwa banyak sekali atlet-atlet dan juga cabang lain yang asalnya dari Bima dan Dompu, walaupun fasilitas latihannya sangat minim,” ujarnya.

Selain itu, seperti yang telah berulangkali disampaikannya dalam berbagai kesempatan, pasangan Ahyar-Mori juga bertekad meningkatkan produktivitas pertanian di Dompu dan Bima. “Kita juga akan mengembangkan jaringan irigasi. Sehingga sawah yang dulunya hanya satu kali panen, bisa kita tingkatkan. Kita akan bangun DAM, kita akan bangun embung, untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” pungkas Mori yang disambut riuh sorak sorai dari ribuan pendukungnya. (tim)