Momentum Besar Harus Dijaga, WSBK Bisa Dongkrak Ekonomi NTB Tumbuh 5,81 Persen

0
Heru Saptaji (Suara NTB/bul)

Giri Menang (Suara NTB) – Gelaran balap motor internasional World Superbike (WSBK) di Pertamina Mandalika International Street Circuit diproyeksikan akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi NTB hingga 5,81 persen di triwulan IV 2021 ini. Hal ini ditegaskan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Heru Saptaji saat pelepasan ekspor perdana 37.994  biji hasil kerajinan ketak ke Arab Saudi, Selasa, 16 November 2021.

Heru Saptaji mengatakan, optimismenya terhadap pertumbuhan ekonomi NTB tahun ini jauh lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu. ‘’Ada tiga kekuatan besar pendongkrak ekonomi NTB yang sangat diharapkan,’’.

IKLAN

Pertama, sektor pertanian yang tidak besar terganggunya oleh Covid-19. Kedua, sektor pertambangan yang juga tetap eksis di tengah pandemi. Dan ketiga, sektor pariwisata yang terus menggeliat, didukung oleh keberadaan KEK Mandalika dan sejumlah event internasional yang diselenggarakan di Sirkuit Mandalika.

“Tahun 2021 ini pertumbuhan ekonomi NTB berada di kisaran 5,81 persen triwulan IV. Didukung oleh WSBK. Sehingga secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi NTB selama tahun 2021 ini di kisaran 2,8 persen atau 3,5 persen. Jauh kita masih lebih baik ketimbang Bali yang  kontraksi 0,9 persen,” ujarnya.

Apalagi tahun 2022 mendatang, didukung gelaran MotoGP, pertumbuhan ekonomi NTB bisa terdongkrak lagi hingga 6 persen (proyeksi). Untuk itu, menurutnya NTB harus menjaga momentum besar ini.

Masyarakat harus disiplin protokol Covid-19, mengikuti vaksinasi. Serta mengejar tercapainya herd immunity (kekebalan kelompok) di semua daerah. dengan begitu,Covid-19 bisa dikendalikan. Pergerakan orang dan barang bisa lebih baik.

Heru Saptaji menegaskan, pertumbuhkan ekonomi terjadi bilamana aktivitas ekonomi bergerak. Di dalamnya aktivitas orang tetap berjalan dengan baik. Maka dampaknya, akomodasi, transportasi, sektor perdagangan akan ikut bergerak. Dampaknya aktivitas ekonomi otomatis menggeliat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, Pertumbuhan ekonomi NTB di masa pandemi Covid-19 tahun 2021 ini masih terbilang cukup baik. Ekonomi di triwulan III (Agustus- Hingga dengan triwulan III 2021, secara komulatif tumbuh mencapai mencapai 2,01 persen.

Dibandingkan denga tahun 2019 masa sebelum pandemi Covid-19, keadaan ekonomi NTB dianggap masih lebih baik.Dimana tahun 2019 pertumbuhan ekonomi NTB mencapai 3,90 persen, tahun 2020 saat pandemi tumbuhnya (- 0,64 persen).(bul)