Mohan Terinspirasi Keharmonisan di Madinah

Mataram (Suara NTB) – Dalam membangun Kota Mataram, Wakil Walikota (Wawali) Mataram, H. Mohan Roliskana terinspirasi Kota Madinah, Arab Saudi. Di salah satu kota suci umat Islam tersebut, Mohan melihat harmonisasi masyarakat yang multikultur terbangun dengan sangat erat.

Menurut Mohan, keharmonisan masyarakat merupakan pondasi utama dalam membangun Kota Mataram. Apalagi penduduk kota ini heterogen, berasal dari berbagai agama, suku, dan etnis.

Harmonisasi menurutnya sebuah modal utama dalam membangun Kota Mataram. “Ini investasi dan modal yang kita punya. Ini juga bentuk kearifan dan pondasi yang dibangun orang tua kita dulu,” jelasnya belum lama ini.

Sebagai sebuah kota yang memiliki slogan kota religius, Mohan mengatakan religiusitas dalam konteks ini tidak hanya berhubungan dengan Islam dimana penganutnya paling banyak, namun juga agama-agama lainnya. Dengan demikian seluruh umat beragama yang tinggal di kota ini bisa merasakan atmosfir keharmonisan.

Terkait hal apa saja yang menginspirasinya dari Kota Madinah, Wawali menyampaikan di kota itu suasana religius dan kehangatan spiritual sangat terasa. Ia melihat kota tersebut sangat harmonis walaupun warganya berasal dari berbagai bangsa dan negara.

“Suasana (harmonis) itu terbangun dengan sendirinya. Kotanya juga rapi dan bersih. Dan itu jadi inspirasi kita di Kota Mataram,” terangnya.

Kendati demikian untuk mewujudkan pembangunan kota seperti itu tentu tak mudah. Kondisi dan suasana kota yang harmonis menurutnya juga sangat tergantung dari perilaku masyarakatnya. Masyarakat yang berasal dari berbagai agama, etnis, suku bangsa harus membangun rasa saling menghormati dan menghargai. Dari sanalah akan terbangun harmonisasi.

Tidak hanya bagi penduduk Kota Mataram, namun suasana harmonis itu disampaikan Mohan harus juga bisa dirasakan warga pendatang yang menetap di kota ini untuk mencari nafkah.

“Di sini mereka juga harus menjunjung kebiasaan-kebiasaan dan harus bisa beradaptasi dengan baik,” ujarnya. Tidak hanya terinspirasi oleh keharmonisan warga multikultur yang ada di Madinah, ia juga terinspirasi dengan penataan perkotaan dan tata ruang kota suci itu. (ynt)