Mohan Prioritaskan Penanganan Sampah

H. Mohan Roliskana. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Pasangan H. Mohan Roliskana dan TGH. Mujiburrahman resmi dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Mataram, Jumat, 26 Februari 2021. Berbagai program seperti penanganan sampah serta pandemi Covid-19 menjadi prioritas yang bakal diselesaikan dalam 100 hari kerja.

Proses pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan secara terbatas dengan protokol kesehatan ketat di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB. Setelah itu, dilanjutkan dengan serah terima jabatan dari pelaksana harian (Plh) Walikota Mataram, Dr. H. Effendi Eko Saswito ke Walikota dan Wakil Walikota Mataram.

Iklan

Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana menyampaikan, isu paling penting sekarang ini perlu ditangani adalah kebersihan kota dari sampah, pembenahan area publik serta penanganan bencana non alam pandemi Covid-19 menjadi prioritas pertama. Berbagai inovasi pencegahan dan penanganannya adalah melalui kampung sehat jilid 2, vaksinasi tenaga kesehatan dan lainnya. “Iya, kebersihan isu penting. Tapi paling utama itu adalah penanganan pandemi Covid-19,” kata Mohan dikonfirmasi usai serah-terima jabatan, Jumat, 26 Februari 2021.

Inovasi penanganan Covid-19 melalui kampung sehat jili 2 yang kembali digagas oleh Polda NTB. Pemkot Mataram akan mendukung dengan berbagai intervensi kebijakan serta program lainnya. Mohan menambahkan, penanganan pandemi dibutuhkan kerja bersama lintas sektor. Artinya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, sehingga perlu membangun semangat bersama dengan masyarakat maupun stakeholder lainnya.

Terhadap isu perombakan atau bersih – bersih pejabat, ditegaskan Walikota, kebijakan rotasi maupun mutasi pejabat di birokrasi hanya kebutuhan organisasi dalam meningkatkan kualitas birokrasi. Paling penting adalah semangat pegawai untuk bisa meningkatkan kinerja. Perlu dipahami kata Mohan, pergeseran atau mutasi pejabat jangan dilekatkan dengan denda politik dan apresiasi atas jasa politiknya. Semuanya itu karena kebutuhan organisasi. “Jangan dilekatkan atas dasar denda, saya tidak ada. Itu semata – mata kebutuhan birokrasi,” tegasnya.

Jabatan kosong di eselon II,III dan IV juga akan segera diisi supaya roda pemerintah berjalan efektif. (cem)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional