Mohan Pertimbangkan Kelanjutan JPS

Mataram (Suara NTB) – Walikota Mataram terpilih periode 2021-2025, H. Mohan Roliskana, menyebut penanganan pandemi corona virus disease (Covid-19) menjadi fokus utama bagi dirinya jika mulai menjabat. Pasalnya, dampak sosial – ekonomi yang disebabkan pandemi tersebut menurutnya dapat semakin meluas jika tidak segera ditangani dengan baik.

“Penanganan Covid-19 ini jadi tugas utama kita sekarang ini,” ujar Mohan, Rabu, 10 Februari 2021. Upaya penanganan pandemi itu akan disinergikan dengan kebijakan Satgas Covid-19 Nasional. Dicontohkan Mohan seperti gagasan-gagasan untuk menopang masyarakat dalam situasi sulit saat ini. “Ekonomi masyarakat kita misalnya sedang ambruk dan kritis sekarang ini. Jadi saya pikir JPS  (jaring pengaman sosial) itu perlu dilanjutkan. Saya mempertimbangkan itu juga,” tambahnya.

Iklan

Menurutnya, jika diamati secara kasar saja maka ekonomi mikro di masyarakat saat ini disebutnya sangat terpuruk. Padahal usaha mikro tersebut menjadi salah satu penopang ekonomi daerah saat ini.

“Mereka yang menjadi penyangga kita justru yang mengalami guncangan luar biasa. Karena itu pemerintah harus hadir dengan memberikan subsidi terhadap kebutuhan-kebutuhan pokok,” ujar Mohan.

Untuk itu, sebelum resmi dilantik pada 17 Februari mendatang, pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu peta masalah sosial – ekonomi yang disebabkan pandemi Covid-19. Dengan begitu dirinya berharap dapat menarik kebijakan yang tepat dan dibutuhkan masyarakat.

Pemkot Mataram sendiri hingga Desember 2020 telah menyalurkan bantuan JPS sebanyak enam kali. Bantuan tersebut antara lain berisi beras, biskuit, minyak dan lainnya. Seluruh penyaluran bantuan tersebut melewati pengecekan langsung oleh tim asistensi yang terdiri dari Inspekorat, Kepolisian, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan, Dinas Perdagangan, Dinas Sosial dan tim lainnya.

Pada penyaluran keenam, jumlah penerima JPS di Kota Mataram bertambah 164 kepala keluarga (KK) dari total sebelumnya 32.548 KK. Awalnya ada usulan dari masyarakat sebanyak 300 KK lebih. Setelah dilakukan verifikasi dan validasi yang memenuhi syarat kurang dari 170 KK. (bay)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional