Mohan Ingatkan SKPD Hilangkan Kebiasaan Kejar Tayang

Mataram (suarantb.com) – Menanggapi banyaknya paket proyek yang belum ditender, Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana mengingatkan SKPD agar menghilangkan kebiasaan kejar tayang jelang akhir tahun terutama dalam kegiatan fisik. Ia mengungkapkan bahwa dinas-dinas terkait biasa mengeksekusi kegiatan-kegiatan fisik di tiga bulan terakhir, bahkan dalam satu bulan terakhir menjelang tutup tahun.

“Saya sudah ingatkan sejak tahun lalu. Supaya mereka ini tidak melakukan semacam kebiasaan mengeksekusi kegiatan-kegiatan fisik itu di triwulan-triwulan terakhir,” jelasnya, Selasa, 23 Agustus 2016.

Ia mengingatkan  agar jangan sampai ada alasan-alasan atas terhambatnya berbagai program. Jika memang bisa disiasati dari awal, program yang sudah jelas dapat segera diselesaikan sehingga di pertengahan tahun sudah bisa dieksekusi.

Banyak aspek yang akan menjadi masalah jika kebiasaan molor ini tetap dibiarkan, seperti kualitas pekerjaan. Terutama proses tender yang sulit diprediksi waktunya, banyak sanggahan-sanggahan yang kemudian menyebabkan proyek molor.

“Pekerjaan yang seharusnya dapat diselesaikan dalam proyeksi waktu sekitar tiga bulan, dipadatkan dalam satu bulan. Tentu akan mempengaruhi kualitas pekerjaan,” ujarnya.

Mohan mengatakan suatu keharusan bagi dinas-dinas yang mengerjakan pekerjaan fisik, terutama jika pekerjaan fisik tersebut dalam skala besar, untuk memperbaiki dan mematangkan administrasi di awal tahun.

Apalagi dengan adanya pemangkasan anggaran menjadi maslah tersendiri. Kegiatan-kegiatan fisik harus diatur kembali dengan memperhatikan betul-betul skala prioritas. Beberapa kegiatan fisik ada yang bersifat lanjutan dan ada yang bersumber dari aspirasi masyarakat yang memang mendesak.

Namun demikian, hal ini membutuhkan penyesuaian kembali dengan anggaran yang tersedia. “Harus diatur kembali, SKPD-SKPD mana yang harus diatur untuk dipertahankan dan mana yang harus dipangkas,” pungkasnya. (rdi)