Modus Taruhan Hadiah Boneka, Polisi Gerebek Judi Dingdong

Penggerebekan dipimpin Kasatreskrim Polresta Mataram Kadek Adi Budi Astawa menyasar tempat judi dingdong di Karang Kelebut, Cakranegara, Mataram Senin, 30 Maret 2021.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Polisi menggerebek judi dingdong di kawasan Cakranegara, Mataram. Tempat perjudian ini bukan konvensional. Melainkan mesin khususn yang bisa diisi enam pemain. Permainannya dengan modal minimal Rp10 ribu. Imbal peruntungannya sampai 100 kali lipat.

Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa memimpin penggerebekan pada Senin, 30 Maret 2021. Dua bandar langsung diamankan beserta satu set meja dingdong. Mereka yakni PW (49) dan LA (19). Mereka diduga bandarnya,” sebutnya.

Iklan

Belasan pemain berhamburan saat polisi datang. Mereka tidak menyangka perjudian itu ketahuan. Padahal, permainannya sudah dibuat sedemikian rupa untuk menutupi modus. Model permainannya serupa bola adil tapi lebih modern.

Meja permainan dingdong ini memiliki delapan titik dengan tombol-tombol khusus. Setiap titiknya bergambar hewan dengan nilai pengganda berbeda-beda. Nilai ini dikumpulkan menjadi poin. “Hadiahnya memang boneka. Tapi itu kamuflase saja supaya tidak dianggap judi,” kata Kadek Adi.

Ukuran boneka menandakan besaran imbal peruntungan. Makin besar boneka, besar pula imbalannya. Itu dihitung dari poin yang dikumpulkan. Poin ini kemudian ditukar sesuai dengan nilai penggandanya. “1.000 poin dapat boneka,” bebernya.

Setiap nilai taruhan dikalikan dengan angka poin. Pemain yang membuat taruhan Rp1.000 maka mendapatkan Rp1 juta apabila mendapat poin 1.000. “Saksi yang mengaku mengatakan setiap menang mereka mendapatkan uang bukan boneka,” jelasnya.

Bandar berinisial PW diinterogasi di tempat. Pengakuannya, setiap hari bisa meraup uang paling sedikit Rp3 juta. PW mempunyai dua lokasi lain yang dengan mesin judi serupa. “Mesinnya ini dipesan dari NTT,” ungkap Kadek Adi.

Dari hasil penggeledahan, disita tiga tas pinggang berisi uang tunai Rp 3 juta, sembilan boneka, spanduk penanda hadiah, dan empat meja dingdong. Bandar judi dingdong ini terancam penjara empat tahun menurut sangkaan pasal 303 KUHP. (why)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional