Mobil Tangki Terguling Saat Distribusikan Air Bersih

Kendaraan tangki pengangkut air bersih ke di Dusun Bantir Desa Banyu Urip Kecamatan Gerung terguling, Rabu, 3 Oktober 2021. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Satu unit mobil tangki terguling saat mendistribusikan air bersih ke Dusun Bantir Desa Banyu Urip Kecamatan Gerung, Rabu, 13 Oktober 2021. Mobil yang membawa air bersih bantuan dari provinsi itu terguling saat hendak mendistribusikan bantuan air bersih dan menimpa berugak milik warga.

Kabid Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lobar Hartono, menjelaskan dalam insiden ini terdapat tiga orang yang ada di kendaraan itu dan dalam kondisi selamat. “Semua sudah diselesaikan, dan mobil tangki dibawa ke bengkel,” ujarnya, Kamis, 14 Oktober 2021.

Iklan

Dijelaskannya, dampak kekeringan ini diperkirakan terdapat 19.320 jiwa yang terbesar di beberapa desa tersebut. “19.320 sekian jiwa yang kami perkiraan terdampak kekeringan,”sebut dia.

Sementara berdasarkan data di lapangan, ujarnya, terdapat sembilan desa di lima kecamatan terdampak kekeringan, Pemda melakukan droping air bersih ke warga yang terdampak kekeringan, baik yang berasal dari kabupaten dan provinsi.

Di Kecamatan Gerung, tambahnya, kekeringan terjadi di Desa Banyu Urip dan Tempos. Di Kecamatan Kuripan yakni Desa Giri Sasak, dan Kuripan Timur. Kemudian di wilayah Kecamatan Sekotong ada Desa Kedaro. Di Kecamatan Lembar, ada dua desa yang terdampak kekeringan, yakni di Labuan Tereng dan Sekotong Timur. Sedangkan di Kecamatan Batulayar, yang terdampak kekeringan terdiri dari Desa Batulayar Barat dan Bengkaung.

Meski demikian, ujarnya, dari sembilan desa ini, tidak semua dusun terkena kekeringan, namun sebagian dusun saja. Pihaknya pun sudah mulai melakukan droping air bersih ke sejumlah kawasan ini, baik yang dilakukan sendiri atau oleh pihak ketiga.  (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional