Minta Segera Ditarik, DPRD Lobar Temukan Ratusan Kartu BPJS Kesehatan Bermasalah

Anggota DPRD Lobar, Lalu Irwan (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Banyak penerima Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) BPJS Kesehatan di Kabupaten Lombok Barat (Lobar) bermasalah lantaran fasilitas kesehatan salah alamat. Alamat yang tertera di kartu BJPS Kesehatan PBI yang sumber anggarannya dari APBN banyak yang salah.

Misalnya warga yang bertempat tinggal di Desa Dasan Tapen Kecamatan Gerung. Namun Faskes yang tertera di kartu KIS BPJS kesehatan justru Faskes Puskesmas Meninting Kecamatan Batulayar. Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan pelayanan BPJS Kesehatan.
Anggota DPRD Lobar, Lalu Irwan, menegaskan kesalahan alamat Faskes di kartu BPJS Kesehatan ini harus segera dilakukan perbaikan oleh Dinas Sosial dan BPJS Kesehatan sebagai pihak yang menyalurkan kartu KIS. Terhadap adanya temuan ini, pihaknya langsung mendatangi Dinas Sosial agar bisa dilakukan perbaikan.

Iklan

“Saya dan Ketua DPRD Lobar, datangi Dinas Sosial terkait masalah kartu KIS yang salah alamat ini,” ungkap Irwan, Kamis, 4 Maret 2021. Irwan menuturkan, jumlah kartu BPJS yang bermasalah cukup banyak hingga ratusan orang. Di Kecamatan Kuripan, jumlahnya hingga ratusan orang.

Irwan mengatakan, jika persoalan ini tidak diselesaikan, tentu akan bisa menghambat warga untuk mendapatkan pelayanan. Karena tidak sesuai dengan alamat tempat tinggal dan Faskes rujukan. Tidak hanya itu, jika dibiarkan, akan merugikan bagi puskesmas.

Pasalnya, ketika ada klaim dari warga yang alamat BPJS salah, maka Puskesmas yang akan mendapatkan pembayaran kapitasi adalah puskesmas yang tertera namanya di kartu KIS.”Misalnya ada warga alamat Gerung, Faskes di kartu di Puskesmas Gunungsari, maka yang mendapatkan kapitasi Puskesmas Gunungsari,” terangnya.

Memang, katanya, meskipun salah alamat, namun kartu tersebut tetap bisa dimanfaatkan di Faskes terdekat. Tetapi hanya untuk tiga kali berobat saja, selebihnya tidak boleh.” Seperti warga saya di Dasan Tapen, Faskesnya Puskesmas Meninting, tetapi bisa dipakai hanya tiga kali pengobatan,” jelasnya.

Kondisi ini, jelas sangat tidak mungkin, bagi masyarakat. Dari hasil pertemuan dengan Dinas Sosial dan BPJS Kesehatan, warga diminta untuk melakukan perubahan alamat secara mandiri. Namun, DPRD Lobar meminta kepada BPJS Kesehatan, agar menarik semua kartu yang salah alamat Faskes, agar dilakukan perbaikan data secara kolektif oleh Dinsos dan BPJS.
“Kami minta agar dilakukan perbaikan, secara kolektif, kartunya ditarik terlebih dahulu, selanjutnya dilakukan perbaikan secara kolektif, jangan merepotkan warga untuk melakukan perbaikan sendiri,” pintanya.

Walaupun bisa dilakukan lewat smartphone, namun tidak semua masyarakat memiliki HP android. Irwan menambahkan, Ketua DPRD Lobar secara tegas meminta agar dilakukan penarikan semua kartu. Pihaknya mempertanyakan kenapa bisa salah alamat, namun tidak ada yang bisa memberikan jawaban pasti apa yang menjadi penyebab bisa salah alamat pencetakan kartu KIS BPJS warga.”Kita tidak tahu, salahnya dimana ini, kenapa bisa salah alamat,” tegasnya.

Terpisah Kepala Dinas Sosial Lobar, Lalu Martajaya menjelaskan, terkait dengan adanya kesalahan alamat Faskes ini, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan. Penanganan yang akan diberikan, Dinas Sosial akan menarik kartu BPJS Kesehatan, untuk dilakukan perbaikan data secara kolektif oleh pihak BPJS kesehatan. “Kartunya akan kita tarik, dan dilakukan perbaikan secara kolektif,” kata Martajaya.

Dalam masa perbaikan data, warga penerima kartu KIS masih tetap bisa berobat dan memanfaatkan kartu tersebut meskipun salah alamat.”Masih tetap bisa dipakai untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,”katanya.
Pihaknya mengaku kaget pada tahun ini bisa terjadi kesalahan cetak alamat Faskes di kartu BPJS Kesehatan. Pihaknya tidak bisa mengungkapkan penyebab kesalahan cetak ini, namun yang pasti pihaknya bersama BPJS segera melakukan perbaikan untuk dicetak ulang.(her)

Advertisement filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional