Minim, Catatan Mengenai Tokoh Legendaris Sasak

Selong (Suara NTB) – Catatan mengenai tokoh-tokoh legendaris Suku Sasak ini dinilai masih sangat minim. Hal ini disebabkan masih belum banyaknya yang mencatat dan menulis sejarah tokoh Sasak, seperti TGH. Umar Kelayu, TGH Ali Batu, TGH Bangkol Praya, TGH Lopan, TGH Mutawalli dan lainnya.

Demikian pandangan Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Moch Ali Bin Dachlan saat acara bedah buku berjudul, Tuan Guru Umar Kelayu, Lombok Poros Makkah-Nusantara, Sabtu, 15 Oktober 2016. Hadir juga pada bedah buku ini para tuan guru se pulau Lombok. Kegiatan mengungkap sejarah tokoh Muslim Sasak ini menjadi rangkaian acara memperingati Tahun Baru Muharram 1435 Hijriah di Lotim.

Iklan

Suku Sasak, kata bupati merupakan suku terhebat di dunia. Bupati menantang agar mencari salah satu suku yang memiliki sama seperti suku Sasak. Diakuinya, sebanyak 3,5 juta jiwa suku Sasak memiliki keragaman bahasa. ‘’Sehingga muncul istilah, lain gubuk lain jajak. Yang berarti lain gubuk lain adat, namun di dalamnya direkatkan oleh agama Islam,’’ terangnya.

TGH Umar Kelayu, ujar bupati merupakan salah satu tokoh legendaris di Lotim. Tokoh agama, pendidik dan pejuang ini lahir di Kelayu. Catatan Buku Umar Kelayu, mengungkapkan juga sejarah tentang Kelayu. Melengkapi buku ini, bupati menyarankan agar menambahkan sejumlah catatan-catatan sejarah lainnya.

Seperti perang paling dahsyat, perlawananan Suku Sasak melawan para penjajah di Dusun Limbungan Prigi. Perang tahun 1907 menewaskan 2 tentara Belanda dan 60 pejuang Sasak. Pertempuran yang disebut perang bukit itu disebut bupati merupakan pertempuran paling dahsyat dan paling tinggi kualitasnya. Di mana, di dalamnya ada hubungan antara Kelayu dengan Limbungan.

Selain itu, ujarnya, Pancor justru didirikan orang-orang dari Kelayu. Di mana, ada pergerakan orang Kelayu ke barat menjadi Pancor, atau sumber air yang lebih dekat. Lahirlah para ulama-ulama besar, termasuk TGH. Zainuddin Abdul Madjid yang menjadi murid dari TGH Umar Kelayu.

Sementara itu, sang penulis, Dr. Salman AlFarisi bersama dengan lima rekannya mengungkapkan fakta sejarah TGH. Umar Kelayu yang sangat legendaris. TGH Umar merupakan salah satu figur sentral peradaban Lombok. TGH Umar Kelayu  ini juga merupakan seorang pahlawan yang turut melawan penjajah kolonial belanda.

TGH Umar melahirkan juga tokoh-tokoh agama legendaris. Di antara anak-anaknya yang meneruskan perjuangannya adalah TGH Badarul Islam atau dikenal dengan sebutan Tuan Guru Pancor atau Dato’ Ilang Mimbar. TGH. Ahmad Badaruddin atau lebih dikenal dengan nama TGH Ahmad Tretetet, TGH Abdullah dan Hj. Subuhiyah. Dari TGH Badarul Islam, lahir TGH Izzuddin dan TGH Umar Pancor. TGH Izuddin lahir TGH Athar Izzuddin yang menjadi tokoh NU Lotim dan banyak tokoh-tokok karismatik lainnya.

Sementara, murid-murid dari TGH Umar Kelayu banyak yang menjadi tokoh besar. Di antaranya, KH, Hasyim Asy’ari, Jombang Jawa Timur. Pendiri NU itu menjadi murid TGH Umar saat ia berada di Makkah. Termasuk, ada TGH Abdurrahman Malaysia, TGH Abdul Gani dari Jembrana Bali dan banyak lagi ulama besar baik yang ada di Lombok dan di seluruh nusantara. (rus)