Miliaran Rupiah Aset Hibah Kementerian KKP Diduga Digelapkan

Truk dan kendaraan roda tiga hibah dari KKP untuk Koperasi Nusa Larity Jaya yang diduga digelapkan.(Suara NTB/Ist)

Bima (Suara NTB) – Aset senilai miliaran rupiah hibah dari Kementerian Kelautan dan Kelautan (KKP) untuk Koperasi Nusa Larity Jaya yang beralamat di Desa Soro Kecamatan Lambu Kabupaten Bima, diduga digelapkan.

Bahkan beberapa aset diantaranya telah amankan Jajaran Unit Tipikor Satuan Reskrim Polres Bima Kota, karena tidak jelas keberadaan serta penanggung jawabnya.

Iklan

Kasat Reskrim Polres Bima kota, Iptu M. Rayendra RAP, STK, SIK membenarkan pihaknya telah mengamankan beberapa aset Koperasi Nusa Larity Jaya. Kata dia, beberapa aset yang diamankan itu, yakni satu unit ekskavator dan mobil truk.

“Kita sudah amankan. Kenapa diamankan ? Karena aset Koperasi ini tidak jelas keberadaan dan penanggung jawabnya,” katanya, Rabu, 15 September 2021.

Lebih lanjut Ia mengatakan persoalan itu masih diselidiki oleh pihaknya. Langkah penyelidikan menindaklanjuti laporan dari pengurus Koperasi dengan dugaan penggelapan aset. “Kasusnya masih penyelidikan. Ini juga yang mendasari kita mengamankan beberapa aset ini,” katanya.

Data yang diperoleh Suara NTB, KKP melalui Dirjen Pengelolaan Ruang Laut menyerahkan sejumlah aset ke Koperasi Nusa Larity Jaya pada tanggal 15 Desember 2017 silam. Berdasarkan berita acara serah terima barang milik negara (BMN), pengadaan aset Tahun 2017 dengan nomor BA./DJPRL.0/PL.430/XII/2017 tersebut totalnya mencapai Rp1.229.007.318.

Rincian daftar BMN yang diterima antara lain satu unit eskavator dengan harga Rp697.007.318, satu unit truk pengangkut garam Rp364.000.000, empat unit kendaraan roda tiga Rp138.000.000 dan satu unit alat uji mutu garam seharga Rp30.000.000.

Beberapa BMN yang seharusnya dimanfaatkan oleh pengurus koperasi di Kecamatan Lambu itu, hingga kini tidak jelas keberadaannya. Bahkan sejumlah aset diantaranya diduga telah dijual oknum tertentu. (uki)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional