Migrasi Penduduk, Sepanjang 2020, 19 Ribuan Orang Masuk KLU

Tresnahadi. (Suara NTB/dok)

Tanjung (Suara NTB) – Mobilitas masyarakat yang pindah maupun yang datang ke Lombok Utara sepanjang 2020 cukup tinggi. Tahun 2020 lalu, jumlah masyarakat yang datang ke KLU mencapai 19.571 orang, sementara warga atau masyarakat yang pindah/keluar dari KLU sejumlah 10.100 orang.

Plt. Kepala Dinas Dukcapil Lombok Utara, Tresnahadi, S.Pt., Jumat, 22 Januari 2021 mengatakan, perpindahan atau migrasi populasi penduduk Indonesia di suatu daerah menjadi hal yang lumrah. Hal ini disebabkan adanya urusan baik kepentingan pekerjaan di kalangan pegawai ASN/swasta, bisnis/usaha, atau karena urusan keluarga. “Dari data kami lalu, populasi penduduk yang datang lebih banyak dari yang keluar dari KLU,” ujar Tresnahadi.

Iklan

Ia menerangkan, data sampai 31 Desember 2020 lalu mencatatkan, jumlah warga pindah (ke luar) sebanyak 10.100 orang. Rinciannya, pindah antar kabupaten/kota sebanyak 7.905 orang. Termasuk di dalamnya adalah data rekapitulasi keluar tahun 2019 yang dilaporkan tahun 2020 sebanyak 6.835 orang. Sedangkan migrasi lintas Provinsi dari KPU 2.195 orang, termasuk 1.898 orang sepanjang 2019.

Sementara, populasi masyarakat yang masuk ke Lombok Utara lebih banyak yakni 19.571 orang. Rincian, datang antar kabupaten/kota sebanyak 7.308 orang, termasuk yang datang tahun 2019 sebanyak 6.165 orang. Sedangkan yang datang dari domisili lintas provinsi ke KLU sebanyak 12.263 orang, termasuk kedatangan warga pada 2019 sebanyak 2.458 orang.

“Informasi perpindahan ini bisa cepat kita ketahui karena adanya layanan online kependudukan. Dukcapil lintas Kabupaten bahkan lintas provinsi bisa komunikasi via WhatsApp untuk mengurus status perpindahan masyarakat,” terangnya.

Dinas Dukcapil KLU sendiri, sambung Tresnahadi, memberikan pelayanan migrasi penduduk dengan cepat dan sesuai SOP yang diamanatkan Kementerian Dalam Negeri. Bahkan, Dukcapil KLU telah memberikan pelayanan TTE (Tanda Tangan Elektronik) pada 18 jenis dokumen.

Pola pelayanan yang dilakukan Dukcapil, juga tidak lepas dari kesiapsiagaan seluruh staf pelayanan di Dukcapil. “Dukcapil Lombok Utara ada untuk tujuan pelayanan. Kami akan berusaha memberi pelayanan terbaik, dan memperbaiki kualitas pelayanan itu setiap harinya,”  tandas Tresnahadi. (ari)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional