MHQ Perdana Lotim, Kontingen Ponpes Dhiaul Fikri Boyong Piala Bergilir Bupati

Pengasuh Ponpes Dhiaul Fikri Sukarara TGH. Gunawan Ruslan berpose bersama santriwati di ajang MHQ perdana beberapa waktu lalu. (Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) perdana di Lombok Timur (Lotim) digelar lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Tajul Karomah Selong tanggal 12-14 Januari 2021 lalu. Juara MHQ I ini diborong kontingen Ponpes Dhiaul Fikri, Sukarara Lotim. Para santri Ponpes Dhiaul Fikri ini menjadi juara umum dan memboyong piala bergilir Bupati Lotim.

Dalam rilisnya kepada Suara NTB, Senin, 18 Januari 2021, Pengasuh Ponpes Dhiaul Fikri, TGH. Gunawan Ruslan mengaku sangat bersyukur dengan torehan prestasi yang diraih para santrinya. Dituturkan, pada perhelatan MHQ kedua 2022 mendatang dipilih lokasinya juga di Ponpes Dhiaul Fikri.

Iklan

“Kita tahadduts bin ni’mah pada perhelatan MHQ ke-I Pondok Pesantren Dhiaul Fikri Sukarara berhasil memperoleh penghargaan terbanyak,” ujarnya.

Menurutnya, piala Bergilir Bupati itu akan menjadi penyemangat bagi para santri untuk lebih giat belajar dan menghafal Al Qur’an.

Dikatakan juga torehan prestasi yang didapat para kontingen Dhiaul Fikri ini menjadi sinyal kepada dunia luar. “Meskipun kita di pondok hidup secara sederhana, di bawah lereng bukit dan pinggiran desa tapi mampu berprestasi dan bersaing dengan Pondok-pondok yang lebih baik dari segi Infrastuktur maupun yang lebih tua dari segi lama eksistensinya dalam dunia pesantren,” terangnya.

MHQ perdana ini diikuti 21 ponpes se Lotim. Masing-masing mengutus enam orang santri untuk berlomba pada Lomba Tahfidz Golongan 1,2,5 dan 10 Juz.  “Alhamdulillah, santri- santri yang diutus untuk mengharumkan nama Ponpes Dhiaul Fikri dapat mengemban amanah untuk mengharumkan nama pondok dengan baik,” paparnya.

Sebagai lokasi kedua, Pengasuh sekaligus pendiri Ponpes Dhiaul Fikri ini mengatakan siap melaksanakan amanah untuk tahun depan. Katanya, hal itu akan menjadi sebuah tantangan mengingat banyak Insfrastruktur yang perlu dibenahi. Antara lain, infrastruktur jalan untuk akses ke pondok yang masih banyak berlubang.

Ditambahkan, melalui prestasi yang diraih para santrinya diharapkan bisa menjadi cambuk semangat para santri-santriwati lainnya. Menumbuhkan optimisme bagi santri meski berada di daerah terpencil untuk berpacu dan memiliki mimpi yang besar, yakni tampil sebagai salah satu ponpes yang berprestasi. (rus)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional