Meski Rugi Puluhan Juta, Pengusaha Ini Dukung Penertiban di Gili Trawangan

Tanjung (suarantb.com) – Penertiban bangunan di roi pantai Gili Trawangan yang ditargetkan selesai dalam waktu empat hari, membuat sejumlah pengusaha mengalami kerugian. Meskipun begitu, beberapa pengusaha mendukung kegiatan ini dengan harapan dapat mengembalikan keasrian pantai Gili Trawangan.

Iklan
Aparat merobohkan bangunan yang melanggar roi pantai di Gili Trawangan

Menurut salah satu pengusaha, Ilyas, meskipun mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta, ia tidak menuntut ganti atas pembongkaran bangunan permanen miliknya. Ia juga menyadari, bangunan miliknya melewati batas roi pantai Trawangan.

“Kita tidak nuntut ganti rugi, karena ini tanah pemerintah. Tapi jangan pandang bulu, yang ini dibiarkan, yang ini dirusakkan. Campur sama rata dirobohkan bangunan-bangunan ini,” katanya, Sabtu, 25 Februari 2017.

Atas kesadaran sendiri, pihaknya berinisiatif untuk membongkar bangunannya seluas 6×4 meter sebelum ditertibkan aparat. “Sebelum pembongkaran, kita sudah bongkar duluan,” ujar Ilyas yang memiliki bangunan permanen di roi pantai Gili Trawangan.

Selain itu, ia juga berharap, dengan adanya penertiban ini pemerintah dapat membangun Gili Trawangan menjadi bersih, indah, dan seperti dahulu kala.

“Harapan saya, supaya Trawangan lebih bagus lagi, jangan ada bangunan lagi di wilayah sempadan pantai. Yang penting pantai ini bisa bersih, bagus, dan seperti yang dulu,” tutupnya. (dea)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here