Meski Menderita Diabetes, Semangat untuk Sembuh Terus Berkobar di Jiwa Herman

Narasumber: Herman Suhardi

Selong (suarantb.com) – Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronis yang ditandai dengan ciri berupa kadar glukosa atau gula dalam darah meningkat yang dapat menyerang remaja hingga lanjut usia. Semua orang pasti tahu jika penyakit diabetes adalah penyakit yang berbahaya, karena penyakit ini dapat mempengaruhi orang dalam memproduksi insulin yang menyebabkan kadar gula darah tinggi.

Sayangnya banyak orang yang tidak menyadari menderita penyakit diabetes, sehingga banyak yang akhirnya tidak menjaga pola makan dan hidup sehat dan akhirnya menyebabkan semakin meningginya gula dalam darah.

Iklan

Seperti halnya salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yaitu Herman Suhardi (57). Ia baru mengetahui menderita penyakit diabetes sejak beberapa tahun silam. Awalnya ia tidak menyadari ia menderita penyakit Diabetes Melitus, hingga akhirnya dokter mediagnosanya demikian, kini ia tidak bisa mengembalikan waktu dan mengubah pola makannya saat masih muda.

“Awalnya saya pikir saya tidak menderita penyakit diabetes, rasanya saya sehat, hanya saja sering haus dan cepat kelelahan, kemudian saya memeriksakan diri ke dokter dan didiagnosa bahwa saya menderita diabetes mellitus,” ujar Herman.

Berat badannya kini turun karena penyakit diabetes yang ia derita, tetapi semangat untuk sembuh terus berkobar di dalam jiwa Herman.
“Saya yakin kondisi saya akan membaik, semua pasti ada obatnya. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan karena selama saya melakukan pengobatan, saya selalu dibantu BPJS Kesehatan dalam hal pembiayaan,” cerita Herman.

Herman yang kala itu bercerita kepada tim Jamkesnews bahwa ia merasa sangat beruntung dengan hadirnya BPJS Kesehatan melalui Program JKN-KIS, karena ia tidak perlu memikirkan biaya pengobatan dan beruntungnya ia tidak perlu bolak-balik ke rumah sakit untuk berobat karena Herman sudah menjadi peserta Program Rujuk Balik dari BPJS Kesehatan.

“Banyak pantangan makanan yang harus dihindari, selain menjaga pola makan, saya juga harus rutin berolahraga agar saya cepat sembuh. Intinya, saya ingin berterima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah menyelenggarakan Program JKN-KIS sehingga pengobatan saya sepenuhnya ditanggung dan saya tidak perlu khawatir dengan masalah biaya yang timbul atas pengobata. Kini, saya bisa fokus dengan kesembuhan saya. Terima kasih BPJS Kesehatan,” tutup Herman. (r/*)