Mesin Politik Golkar Terbelah, Mohan Yakin Kekuatan Figur Lebih Dominan

H. Mohan Roliskana. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Meskipun Partai Golkar memutuskan mendukung pasangan H. Mohan Roliskana-TGH. Mujiburahman (Harum) di Pilkada Kota Mataram. Namun loyalis pendukung Partai Golkar dipastikan tetap akan terbelah. Hal itu tak bisa dihindari, karena salah satu calon juga tercatat sebagai kader Golkar.

Basis dukungan akar rumput Golkar diperkirakan akan terpecah ke tiga pasangan calon, pertama yang pasang Harum, kedua ke pasangan Baihaqi-Diyah Ratu Ganefi.

Iklan

Diketahui, Baihaqi sendiri merupakan kader Golkar yang saat ini menjabat wakil Ketua AMPG DPD I Golkar NTB.

Selain itu, Baihaqi juga merupakan menantu dari Sekretaris DPD I Golkar NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda. Tentu sekali gerbong loyalitas Baihaqi di Golkar akan ikut memenangkan pasangan Baihaqi-Diyah.

Kemungkinan dukungan loyalitas Golkar juga akan mengarah ke pasangan Makmur-Ahda. Bagaimanapun juga, Ahda merupakan anak dari Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh yang juga punya loyalis tersendiri di Golkar tentu akan lebih mendukung Ahda.

Ketua DPD II Partai Golkar Kota Mataram, H. Mohan Roliskana yang dikonfirmasi terkait hal itu, juga tak menampik jika pendukung Partai Golkar tidak sepenuhnya mendukung dan memenangkan pasangan Harum.

“Bagi saya tidak ada masalah meskipun masih memiliki irisan-irisan yang sama dengan calon yang lain. Kami optimis karena kami punya basis dukungan sosial yang sudah cukup lama kami rawat. Mudah-mudahan itu bisa kami pertahankan,” ucap Mohan baru-baru ini.

Bagi Mohan, partai politik hanya alat perjuangan dalam memenangkan kontestasi Pilkada. Akan tetapi, faktor utama pemenangan dalam Pilkada, tidak bisa dilepaskan dari peran figur pasangan calon. Figur calon merupakan penentu paling besar kemenangan dalam sebuah Pilkada.

“Saya rasa kapasitas personal figur barang kali lebih kuat menentukan dalam Pilkada. Bukan berarti bermaksud mengecilkan kekuatan mesin partai, partai tetap sebagai alat politik utama perjuangan memenangkan pilkada,” katanya.

Dari hasil survei elektabilitas figur calon di Pilkada Kota Mataram. Posisi elektabilitas pasangan Mohan-Mujib masih cukup baik. Hal itulah jadi modal utama untuk terus meningkatkan semangat perjuangannya.

“Untuk menyemangati teman-teman, tapi seperti yang diketahui dari sejumlah lembaga survei yang kredibel, hasil survei kita dalam posisi yang cukup baik. Tetapi yang paling penting kita harus bisa memahami psikologi politik itu, butuh kecermatan dan ketelitian, karena situasi dinamika politik terus bergerak dinamis dan berkembang,” katanya.

“Oleh karena itu kami akan terus bekerja keras mempertahankan dan meningkatkan dukungan masyarakat. Kita tahu calon yang maju ini semuanya baik. Ketika meraka memutuskan ikut berkontestasi di Pilkada, tentu punya semangat yang sama seperti kami untuk mengabdi kepada masyarakat Kota Mataram,” katanya. (ndi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here