Meriahkan HUT RI Ke 76, SMAN 1 Pringgasela Gelar Pagelaran Sabtu Budaya

Foto-foto hasil karya siswa siswi SMAN 1 Pringgasela Lotim yang ditampilkan pada pagelaran Sabtu Budaya sekaligus memperingati HUT RI ke 76. (Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – SMAN 1 Pringgasela Desa Pringgasela Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur mengadakan “Sabtu Budaya” yang merupakan program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB dengan mengangkat tema memperingati HUT RI ke 76. Siswa menampilkan berbagai foto hasil kreasi. Foto-foto hasil kreasi inipun menampilkan siswa-siswi berpakaian adat dengan mengambil objek daerah perjuangan dan wisata di daerah setempat.

Selain itu mereka menampilkan tarian dan permainan tradisional yang bertujuan melestarikan budaya Sasak. Kepala SMAN 1 Pringgasela Taufik Fansuri mengatakan kegiatan pagelaran ini diinisasi oleh sekolah bersama OSIS dalam rangka  melaksanakan kegiatan Sabtu Budaya sekaligus memperingati HUT RI ke 76.

Iklan

“Pada kegiatan Sabtu Budaya kali ini, bertepatan dengan momentum HUT RI, karena itu kami mengangkat tema memperingati HUT RI ke 76,” jelas Taufik Fansuri, Sabtu, 21 Agustus 2021.

Dalam mempersiapkan acara ini dilakukan sejak satu pekan lalu. Di mana anak-anak berkreasi untuk mengambil foto-foto dengan objek pemandangan alam dan daerah perjuangan. Mereka pun turun ke masing-masing lokasi untuk mengambil foto-foto sesuai tema.

Hasil foto mereka kemudian ditampilkan di stand-stand dalam bentuk pameran yang mereka siapkan sendiri. Stand yang dibuat ini mengangkat kearifan budaya lokal setempat. Pada puncak acara, Sabtu, 21 Agustus 2021, hasil kreasi foto dan stand ini dilombakan di sekolah. Lomba ini diikuti oleh 21 kelas yang ada di sekolah itu. Para guru menjadi tim penilai dalam lomba ini.

Selain lomba kreasi foto dan stand, para siswa juga mengadakan lomba seni tari, dan permainan tradisional seperti engrang, ngeson bakul, selodor, tarik tambang dan permainan lokal lainnya. “Para pemenang diumumkan pada hari puncak acara, yang menang diberikan hadiah,”kata dia. Dikatakan dengan diadakannya berbagai lomba kreasi dan permainan tradisional ini diharapkan menumbuhkan kembali semangat perjuangan di kalangan siswa-siswi serta para guru.

Dan diharapkan mempertahankan kearifan budaya lokal di daerah setempat. Sekaligus mengangkat pariwisata daerah melalui berbagai foto hasil kreasi siswa-siswi. Ia menambahkan dalam upaya mendukung Sabtu Budaya yang merupakan program rutin Dikbud NTB, pihaknya menyiapkan jadwal kegiatan setiap hari Sabtu. Kegiatan yang ditampilkan, seperti atraksi kesenian dan permainan tradisional. Pecinta alam, panjat tebing, palang Merah, dan pramuka. (her)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional