Meriahkan Fesmo 2016, Dislutkan Sumbawa Gelar Lomba Balap Sampan dan Memancing

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Sumbawa menggelar Lomba Balap Sampan dan Lomba Mancing (Fishing Contest) Sabtu (8/10) hingga Minggu (9/10) lalu. Kegiatan yang dilaksanakan di Pantai Saliper Ate dan sekitarnya ini berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat yang memadati wilayah setempat.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Sumbawa, H. Junaidi menyampaikan Lomba balap sampan dan lomba mancing ini merupakan rangkaian kegiatan Festival Moyo Tahun 2016. Tujuannya untuk meningkatkan nilai-nilai budaya kelautan dan wawasan maritim kepada masyarakat. Kemudian meningkatkan kesadaran masarakat tentang arti penting sumberdaya pesisir dan laut sebagai sumber ekonomi dan sumber kehidupan.

Iklan

Kegiatan ini juga bagian dari upaya mempromosikan potensi dan nilai-nilai budaya lokal di bidang kelautan dan perikanan untuk mendukung pengembangan wisata bahari. Mengingat, potensi sumber daya pesisir laut dan pulau-pulau kecil di Sumbawa begitu besar. Terlebih, Sumbawa juga termasuk kabupaten yang potensi perikanannya paling besar di NTB.

“Kondisi inilah yang coba kita kemas dalam mendorong potensi laut kita ini bisa memberikan kontribusi dalam dukungan wisata bahari. Jika ini berkembang maka justru ekonomi masyarakat di sekitar terutama di kawasan ini berkembang,” ujarnya.

Dijelaskannya, kegiatan ini dilaksanakan di Pantai Saliper Ate dan sekitarnya karena wilayah setempat sudah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang begitu pesat. Hal ini untuk menggairahkan kegiatan kuliner. Kemudian mendorong peningkatan pusat pertumbuhan ekonomi baru di sekitar. Sehingga dengan potensi sumber daya perikanan yang ada memberikan daya ungkit terhadap pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Labuhan Sumbawa. Selain itu kontribusi perikanan bisa mendukung perkembangan wisata bahari.

Asisten II Setda Sumbawa, Muhammading menambahkan, kegiatan ini menjadi ajang silaturrahim bagi para nelayan. Pemda memfasilitasi sambil mengembangkan potensi wisata bahari. Dimana Sumbawa merupakan kabupaten terluas di NTB baik darat maupun lautnya. Tentunya mengandung potensi yang sangat besar.

“Pada momen seperti inilah kami (pemda) bisa memberikan pembinaan dan pencerahan kepada para nelayan yang kebetulan ikut serta. Kemudian dapat menginformasikan ke teman nelayan lain.  Supaya secara bersama-sama kita menjaga wilayah perairan kita. Jangan sampai ada oknum nelayan yang tidak bertanggungjawab melakukan penangkapan secara ilegal,” sebutnya.

Paling tidak, sambungnya, kegiatan ini dilaksanakan setahun sekali. Nantinya akan dievaluasi untuk pelaksanaan kedepannya apa yang menjadi perkembangannya. “Saya lihat ada perkembangan dari sebelumnya. Pengunjung dan penonton cukup memadati tempat kegiatan. Mudah-mudahan ini kedepannya dapat dilaksanakan lebih baik lagi,” harapnya.

Untuk diketahui, Kegiatan balap sampan dilaksanakan Sabtu (8/10), di Pantai Saliper Ate, Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas. Sedangkan lomba mancing dilaksanakan Minggu (9/10) di kawasan perairan Tanjung Pengamas hingga Tanjung Menangis. Adapun Lomba Balap Sampan terdiri dari empat jenis mata lomba. Yakni balap sampan jukung (dayung), balap sampan katir dua orang (dayung), balap sampan bermotor 5,5 PK dan balap sampan bermotor 6,5 PK. Lomba Sampan Jukung dimenangkan Andi warga Kali Baru, disusul Heri warga Kali Baru, dan Jasman warga Kali Baru. Lomba Sampan Katir 2 orang dimenangkan Mansur warga Pulau Medang, disusul Harun warga Tanjung Pengamas, dan Agus warga Karang Padak.

Kemudian Lomba Sampan Motor 6,5 PK dimenangkan oleh Makulau warga Pulau Bungin, disusul Syamsuddin warga Pulau Bungin, dan Harun warga Tanjung Pengamas. Dan Lomba Balap Sampan motor 5,5 PK dimenangkan Heri warga Kali Baru, disusul Sulaiman warga Kali Baru, dan Rahmat Hidayat warga Kali Baru.

Sedangkan lomba mancing terdiri dari 3 mata lomba yakni mancing pinggir pantai, mancing mania, dan mancing perahu motor. Keseluruhan peserta sebanyak 446 orang. Dengan rincian balap sampan sebanyak 117 orang dan lomba mancing sebanyak 329 orang. (ind/arn)