Menyusul OTT Dana Bencana, Walikota Bebastugaskan Kepala Disdik Kota Mataram

Walikota Mataram H. Ahyar Abduh didamping Sekda H. Effendi Eko Saswito, Asisten III Hj. Baiq Evi Ganevia dan Kepala BKPSDM Baiq Nelly memberikan keterangan pers terkait pembebastugasan H. Sudenom sebagai Kadisdik, Rabu, 26 September 2018. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram, H. Sudenom akhirnya dibebastugaskan. Pembebastugasan tersebut, setelah Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh menandatangani surat keputusan pembebastugasan yang bersangkutan pada Rabu, 26 September 2018.

Selain SK pembebastugasan, Walikota juga menandatangani SK penunjukan pelaksana tugas (Plt). Sekretaris Disdik, Hj. Suhartini resmi ditunjuk sebagai Plt.

Iklan

Sebelum menandatangani SK tersebut, Walikota menggelar rapat tertutup bersama Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) yang juga Sekda Kota Mataram Ir. H. Effendi Eko Saswito, Asisten III Dra. Hj. Baiq Evi Ganevia, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Baiq Nelly Kusumawati dan Kepala Seksi Penegakan Hukum BKPSDM, Marwi.

Walikota menerangkan, keputusan itu diambil setelah menerima hasil kajian tim yang mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang manajemen pegawai negeri sipil. Kata dia, pertimbangan pembebastugasan itu butuh waktu panjang. Sebab, ada mekanisme dan aturan yang harus dijalani.

“Hari ini (kemarin,red) saya sudah terima hasilnya. Berdasarkan itu yang bersangkutan (Kadisdik) dibebastugaskan,” kata Walikota ditemui usai menggelar rapat tertutup.

Pertimbangan lain lanjutnya, yang bersangkutan diminta fokus menjalani proses hukum pascapenetapan dirinya sebagai tersangka oleh Kejaksaan.

Walikota melihat pekerjaan di Dinas Pendidikan sangat banyak, sehingga harus ditangani secara serius. Untuk memperlancar pelaksanaan program secara otomatis Sekretaris Disdik Hj. Suhartini ditunjuk sebagai Plt Kadisdik mulai Rabu, 26 September 2018.

“Karena pekerjaannya melekat di sana. Iya, saya tunjuk Sekretarisnya sebagai Plt,” jawab Walikota. Ahyar Abduh menambahkan, Pemkot Mataram sedang melaksanakan uji kompetensi terhadap seluruh pejabat eselon II. Selain itu, konsentrasi juga pada penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa.

Pejabat telah diuji akan dilakukan pergeseran. Terkait kekosongan jabatan di Disdik, kemungkinan akan dilakukan pansel. Tetapi tergantung dari hasil pergeseran nantinya. “Insya Allah, Oktober – November sudah selesai,” ucapnya.

Bagaimana dengan status Catur Totok? Walikota mengatakan,akan bertahap memproses. Sama seperti Sudenom, ada mekanisme juga harus dilakukan oleh tim. Sekda mengatakan, pasca dibebastugaskan Sudenom nantinya akan ditempatkan di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia sebagi fungsional umum. “Iya, sementara kita taruh di sana,” ucapnya. (cem)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional