Menteri Sosial Luncurkan e-Warong di Mataram

Mataram (suarantb.com) – Menteri Sosial RI, Hj. Khofifah Indar Parawansa meluncurkan warung elektronik bagi penerima bantuan PKH non tunai di NTB. Peluncuran diselenggarakan di Kelurahan Banjar, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Kamis sore, 1 Desember 2016.

Warung elektronik yang digagas Kementerian Sosial ini dinamai Warung Gotong Royong Elektronik atau e-Warong. Program ini diutamakan bagi para penerima bantuan PKH yang telah menerima bantuan non tunai berbentuk kartu elektronik. Warung ini menyediakan barang-barang kebutuhan pokok seperti beras, gula dan minyak goreng. Berkoordinasi dengan Bulog, e-Warong juga dimanfaatkan sebagai tempat pengambilan bantuan berupa bahan makanan pokok, raskin dan lainnya.

Iklan

Di NTB, e-Warong sementara ini hanya menyediakan tiga jenis bahan makanan pokok, yaitu beras, gula dan minyak goreng. Namun untuk selanjutnya, Khofifah menyarankan agar disediakan komoditi palawija sebagai tambahan kelengkapan bahan pangan.

Khofifah mengatakan penerima bantuan non tunai dapat langsung mengambil bahan kebutuhan pokok dengan membawa kartu elektronik non tunai yang telah diterimanya sebagai alat transaksi. Kartu bantuan non tunai memiliki fungsi yang sama dengan ATM.

“Ibu-ibu dan bapak yang sudah menerima kartu non tunai merah putih, yang ada hitamnya di belakang, bisa digunakan seperti ATM. Kalau mau ajak anak-anak ibu jalan-jalan, beli buku di toko buku, tinggal bawa kartu ini,” papar Khofifah, sembari menunjukkan kartu bantuan non tunai tersebut kepada warga penerima bantuan.

Sementara kepada warga penerima bantuan PKH yang belum menerima kartu bantuan non tunai, kartu PKH lama masih berlaku, serta masih menerima bantuan tunai. Khofifah menagatakan, bantuan PKH tunai akan segera cair awal Desember 2016 ini.

“Ini kan sudah masuk bulan Desember, insya Allah, satu atau dua minggu lagi bantuannya sudah cair, dapat diambil seperti biasa,” ujarnya.

  Penerimaan CPNS Baru, Ini Dua Formasi yang Dibuka di Lombok Tengah

Tahun ini, penerima bantuan non tunai seluruh Indonesia baru mencapai seribu kepala keluarga (KK). Tahun 2017 mendatang, Khofifah mengatakan jumlah penerima bantuan non tunai PKH akan ditingkatkan hingga 3 ribu KK. Target tersebut akan terus menerus ditingkatkan hingga penerima bantuan PKH seluruhnya dapat menerima bantuan non tunai, sehingga peruntukan bantuan PKH tersebut dapat lebih efektif. (rdi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here