Menteri BUMN Harapkan Lotim Tidak Lagi Miskin

Selong (Suara NTB) – Menteri BUMN, Rini Sumarno menegaskan Kabupaten Lombok Timur (Lotim) secara khusus diharapkan tidak lagi menjadi daerah yang miskin. Lotim katanya ke depan menjadi daerah anti miskin. Potensi lahan pertanian yang dimiliki cukup besar dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penegasan ini disampaikan Menteri BUMN saat hadir di Sembalun, Rabu, 24 Mei 2017 lalu. Dalam hal ini, ujarnya, dirinya sengaja mengajak Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo datang ke Sembalun bersamaan dengan seluruh jajaran Direksi BUMN untuk turut membantu Lotim, khususnya Sembalun.

Iklan

Sembalun katanya merupakan daerah yang subur dan pernah berjaya. Untuk itu, pihaknya  ingin mengembalikan kejayaan tersebut. “Hidupkan kembali bawang putih yang dulu berjaya dan saya ajak menteri, akhirnya meteri mau dan seluruh direksi BUMN komitmen membantu Sembalun,“ ucapnya.

Hal senada disampaikan pula oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo. Di mana, NTB dan Lombok Timur merupakan daerah yang yang subur.

“Tidak boleh ada yang miskin di NTB,“ katanya. Karenanya, setiap desa dan kabupaten harus fokus,“ terangnya.

Desa-desa dinyatakan merupakan kantong-kantong kemiskinan terbanyak. Hal ini diakui karena minimnya lapangan kerja di pedesaan. Penyebabnya, kata menteri ini, karena kurang fokus. Pengembangan produk desa masih dalam skala kecil dan masih  tidak fokus. Produksi tinggi dan mata rantai pemasaran yang besar.

Diakui, saat panen produk pertanian di pedesaan kerap menyebabkan petani pusing. Menjawab hal itu, pihaknya menjanjikan bantuan besar ke desa. Namun desa diminta bisa lebih fokus. Bahkan, kalau perlu satu desa satu embung dan membangun irigasi.

Dana desa oleh pemerintah pusat terus ditingkatkan. Tahun 2017 ini masing-masing desa bisa memperoleh Rp 800 juta. Di masa mendatang, dana desa dijanjikan bertambah dua kali lipat.

“Dengan catatan, yang tidak fokus dana desanya tidak akan dinaikan,“ demikian paparnya. (rus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here