Menkop Tinjau Sirkuit Mandalika

0

Praya (Suara NTB) – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki, Kamis, 27 Januari 2022 kemarin, meninjau persiapan sirkuit internasional Mandalika menyambut gelaran event MotoGP bulan Maret mendatang. Sekaligus untuk melihat secara langsung pembangunan sejumlah fasilitas pendukung bagi pelaku UMKM yang ada di sirkuit internasional Mandalika.

Pada kesempatan itu, Menteri Koperasi dan UKM, menegaskan pelaku UMKM lokal NTB tetap harus diprioritaskan untuk bisa mendapat akses berjualan pada event balap motor paling bergengsi di dunia tersebut. “Meski nantinya akan ada UMKM nasional yang akan masuk, UMKM lokal NTB tetap harus diprioritaskan,” ujar Teten Masduki.

IKLAN

Namun ia juga mengingatkan, UMKM lokal NTB tidak boleh anti dengan UMKM di luar NTB. Karena bagaimanapun juga, event MotoGP merupakan event milik bersama. Jadi semua bisa ikut berperan dan terlibat di dalamnya.

Tidak kalah penting, lanjutnya, para UMKM lokal NTB diminta untuk segera melakukan penyesuaian produk yang akan dijual nantinya. Dengan fokus pada merchadise yang memang dibutuhkan dan laku dijual kepada penonton, karena hampir 65 persen produk itu yang dicari. Terutama berupa topi, baju, tas dan produk sejenis lainnya yang bernuasan MotoGP.

Karena pengalaman pada gelaaran World Superbike (WSBK) tahun lalu, maupun berkaca dari penyelenggaraan event MotoGP di Sepang Malaysia, produk-produk itulah yang dicari dan diburu oleh penonton MotoGP. “Saya mendapat laporan, pada event WSBK yang lalu banyak UMKM mengeluh produknya kurang laku. Setelah kita pelajari, ternyata produk yang dijual tidak relevan dengan market MotoGP,” sebutnya.

Mengingat masih ada sekitar dua bulan masa persaiapan, maka perlu para pelaku UKM di daerah ini melakukan penyesuain produk. Dengan fokus pada produk-produk keseharian yang memang dibutuhkan dan diminati oleh para penonton. “Pada event MotoGP nanti ada sekitar 100 ribu orang yang datang. 80 persen diantaranya laki-laki usia 30-an tahun. Dari situ kita bisa petakaan, produk apa yang sekitarya laku dan dicari oleh penonton,” tambah Teten.

Termasuk juga untuk kuliner, pihaknya berharap para pelaku UMKM dengan bidang usaha kuliner juga bisa ikut melakukan penyesuaian. Misalnya, soal rasa. Jangan semua kuliner terutama makanan berupa makanan pedas. Karena tidak semua penonton MotoGP yang datang nantinya, suka dengan makanan pedas.

“Kita tahu kalau makanan di daerah ini rata-rata pedas. Jadi perlu untuk melakukan penyesuaian, jangan semua kuliner yang dijual makanan pedas,” ujarnya seraya menambahkan, dengan keterlibatan UMKM lokal NTB nantinya, event MotoGP yang berlangsung di Pertamina Mandalika Interasional Street Circuit bisa memberikan dampak luas bagi kemajuan dan perkembangan ekonomi di daerah ini.

Dalam kunjungan di sirkuit internasional Mandalika tersebut, Menteria Koperasi dan UKM didampaingi sejumlah pejabat utama Kementerian Koperasi dan UKM. Ikut mendampingi pula Sekda NTB, H.L. Gita Aryadi dan Managing Director The Mandalika, Bram Subiandoro. (kir)