Meninting Park, Wisata Alam di Tengah Kota Sajikan Suasana Sejuk dan Asri

Foto Suasana tempat wisata Meninting Park, para pengunjung seperti berada di tengah hutan dengan suasana sejuk dan asri. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Kawasan wisata baru terus bermunculan di Lombok Barat. Baru-baru ini seorang pengusaha membuka wisata Meninting Park di daerah perbatasan antara Lombok Barat dengan Kota Mataram. Meninting Park ini pun menjadi pilihan para pengunjung, selain kawasan Pantai Senggigi. Konsep wisata “Jungle In The Town” yang menjual wisata alam dan pepohonan di tengah kota ini pun mampu menyedot banyak pengunjung dari berbagai kalangan.

Yusuf Mulahela selaku konseptor wisata ini mengatakan, ia merintis wisata ini sejak 5-6 lalu disaat kondisi pandemi. “Yang mendasari konsep jungle in the town ini, karena kami ingin menghadirkan wisata berbeda. Dan kembali ke alam,” jelas dia ditemui akhir pekan kemarin. Awalnya ia terinspirasi dari wisata di Jakarta memiliki konsep hutan di tengah kota.

Tadinya ia ingin membuat lima vila di lokasi itu, namun dengan menebang semua pohon yang ada. Namun konsep diubah, menjadi wisata alam hutan tanpa menebang pohon tersebut. Ia pun sudah menghitung jumlah pohon yang dipelihara di sana sekitar 110 pohon. “Satupun pohon tidak boleh ditebang,” ujar dia. Untuk menambah suasana menyatu dengan alam, ia tetap melestarikan ratusan pohon yang ada. Ia pun memanfaatkan pohon-pohon sebagai tempat duduk dan tempat makan. Selain itu, suara  serangga hutan menambah suasana terasa di tengah hutan.”Tempat ini menjadi pilihan bagi pengunjung yang suka maupun tidak suka dengan suasana alam, hutan,” ujarnya.

Dari pengunjung yang datang pun rata-rata suka dengan suasana tersebut. Sebab meskipun siang hari pengunjung datang ke tempat ini, suasananya tetap sejuk karena banyaknya pepohonan. Menurutnya tempat ini satu-satunya wisata alam di sekitar daerah kota dan kawasan Senggigi. Sehingga pengunjungnya pun ramai hampir setiap hari. Semenjak dibuka, banyak sekali Pengunjung yang datang. Meskipun penataan belum clear 100 persen.

Pengunjung yang datang ke lokasi ini berasal dari berbagai kalangan, mulai bawah, menengah hingga kalangan atas. Karena biaya makanan tidak terlalu mahal. Warga juga mendapatkan hiburan.  Di lokasi ini, sudah disiapkan beberapa fasilitas seperti tempat makan, rumah pohon, wing back, tempat duduk, fasilitas permainan anak dan musala. Kedepannya, pihaknya ingin menambah beberapa wahana seperti kolam renang, flying fox, dan permainan anak-anak. Kedepan tempat wisata ini menjadi pendukung bike park yang tak jauh dari lokasi itu. Dan keberadaan menjadi pendukung kawasan wisata senggigi. (her)