Meningkat, Penyelundupan Sabu Lewat Bandara

Pelaku penyelundup narkoba di dalam dubur AK (tiga dari kiri) dalam pengawalan usai ditangkap di terminal kedatangan Bandara ZAM, Praya, Lombok Tengah.(Suara NTB/Ditresnarkoba Polda NTB)

Mataram (Suara NTB) — Dibukanya lagi jalur penerbangan di tengah pandemi Covid-19 di satu sisi dimanfaatkan jaringan narkoba. Sehari berselang sejak jaringan penyelundup sabu dalam bedak kecantikan diungkap, penyelundup sabu dalam dubur ditangkap. Pelaku ini mencoba memasukkan sabu dari Batam, Kepulauan Riau ke Mataram.

Pria yang ditangkap yakni berinisial AK (47) yang baru tiba di Bandara ZAM, Praya, Lombok Tengah Minggu, 2 Agustus 2020. Pria ini menggunakan popok untuk menutupi modusnya. Alasannya sakit ambeien. “Padahal dia memasukkan sabu ini di dalam duburnya. Modusnya dia aja itu,” sebut Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra, Senin, 3 Agustus 2020.

Iklan

Tim keamanan bandara menggiring AK ke kamar mandi. Polda NTB sebenarnya sudah menerima informasi mengenai adanya pengiriman sabu dari Batam pada hari itu. kecurigaan terhadap AK yang bekerja sebagai Satpam ini semakin menguat. “Ada empat bungkus yang dimasukkan. Satu bungkus 50 gram. Jadinya semuanya 200 gram. Setelah dikeluarkan, kita rontgen lagi dia. Hanya empat itu saja,” imbuh Helmi. Meski sudah ditangkap, AK tidak mau mengakui perihal kepada siapa barang itu akan diantarkan.

Namun, rekaman percakapan dan jejak komunikasi terus didalami. Demikian juga dengan pemetaan jaringan menggunakan hasil transaksi rekening. “Untuk siapa pemesannya ini masih kita kembangkan,” pungkasnya. (why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here