Meningkat, Kasus Narkoba di KSB

Taliwang (Suara NTB) – Kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengalami peningkatan, tiga tahun terakhir ini. Namun demikian, Polres semakin intens melakukan advokasi kepada masyarakat terkait penyalahgunaan narkoba dimaksud.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andi Hermawan, S.IK, kepada Suara NTB, Senin, 19 September 2016 yang didampingi oleh Kasat Narkoba Ipda Mulyadi, S. Sos mengungkapkan, pihaknya melakukan program nyata untuk memberantas peredaran gelap narkoba ini. Bahkan di bulan pertama setelah menjabat, pihaknya sudah berhasil mengungkap satu kasus penyalahgunaan narkoba. Dengan tiga orang terduga pemakai dan satu orang lainnya sebagai pengedar barang tersebut.

Iklan

Pihaknya akan semakin intens melakukan advovasi terkait dengan penyalahgunaan narkoba yang cenderung meningkat tiap tahunnya. Pada tahun 2014 Polres KSB berhasil mengungkap lima kasus. Tahun 2015  terungkap tujuh kasus. Sementara di tahun 2016 sampai dengan bulan September ini pihaknya berhasil mengungkap sebanyak 11 kasus.

“Memang ada peningkatan jumlah pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba ini,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, untuk terduga pelaku penyalahgunaan narkoba ini, sudah ada yang diproses. Bahkan berkas yang ada sudah ada yang memasuki tahap dua (P21).  “Sudah ada delapan kasus yang masuk tahap dua dan tiga kasus lainnya masih dalam proses penyidikan,” imbuhya. Sementara untuk geliat peredaran Narkotika ini masih didominasi jenis Sabu. Dengan rata-rata usia pengguna di atas 20 tahun.

Disebutkannya, memang untuk pemberantasan masalah penyalahgunaan narkoba ini harus dilakukan secara bersama-sama. Baik itu, Pemerintah Daerah (Pemda), BNNK, Kepolisian dan masyarakat pada umumnya. Oleh karenanya dalam waktu dekat pihaknya akan turun ke sekolah untuk mensosialisasikan masalah penyalahgunaan narkoba ini. Setelah itu, pihaknya juga akan mulai turun ke masyarakat. “Kami akan melibatkan peran Bhabinkamtibmas dalam mensosialisaikan masalah narkoba ini,” ungkapnya. (ils)