Menggenjot Vaksinasi, Mengejar ‘’Herd Immunity’’ Jelang Gelaran MotoGP 2022

0
Kapolda NTB Mohammad Iqbal saat memantau vaksinasi presisi serentak di Ponpes NWDI, Pancor, Lombok Timur Sabtu akhir pekan lalu.(Suara NTB/Polda NTB)

NTB terus menggenjot capaian vaksinasi Covid-19 untuk mengejar herd immunity atau kekebalan kelompok di Pulau Lombok dan Sumbawa sebelum gelaran MotoGP Mandalika 2022. NTB menargetkan masyarakat di Lombok dan Sumbawa telah divaksin sebesar 70 persen pada pertengahan Desember mendatang.

‘’Kita targetkan 15 Desember seluruh kabupaten/kota sudah 70 persen penduduk divaksinasi. Support vaksin yang kita minta didukung juga oleh Kemenkes. Support logistik vaksin akan maksimal,’’ ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, M.M., MARS., dikonfirmasi di Mataram, belum lama ini.

IKLAN

Ia menjelaskan, capaian vaksinasi dosis pertama di Pulau Lombok sudah mencapai 77 persen. Namun di Pulau Sumbawa masih tertinggal jauh. Sehingga, untuk mengejar ketertinggalan tersebut, sekarang vaksinasi digenjot di Pulau Sumbawa.

‘’Sehingga droping vaksin lebih banyak ke Pulau Sumbawa. Dan saya sudah bicara ke Menkes, khusus dosis pertama kita dorong Pulau Sumbawa,’’ terangnya.

Selain itu, kata Fikri, vaksinasi dosis kedua juga dikejar termasuk untuk lansia. Pada pertengahan Desember mendatang, cakupan vaksinasi di Lombok dan Sumbawa minimal sudah mencapai 70 persen masyarakat yang telah divaksin.

‘’Kalau dosis kedua minimal 60 persen. Kita sudah mulai bahkan kita alokasikan untuk Pulau Sumbawa,” imbuhnya.

Fikri menyebutkan, NTB masih membutuhkan vaksin sebanyak 3,5 juta dosis baik dosis pertama dan kedua. Untuk Pulau Lombok sebanyak 2,07 juta dosis vaksin sisanya untuk Pulau Sumbawa. ‘’NTB masih butuh 3,5 juta dosis vaksin,’’ sebut  Kepala Dikes NTB.

Dengan rincian Kota Mataram 95.475 dosis, Lombok Barat 434.580 dosis. Lombok Tengah 552.866 dosis, Lombok Timur 897.919 dosis, Lombok Utara 95.612 dosis. Kemudian Sumbawa Barat 89.926 dosis, Sumbawa 465.292 dosis, Dompu 230.801 dosis, Bima 530.047 dosis dan Kota Bima 109.068 dosis.

Menggenjot vaksinasi juga dilakukan jajaran Polda NTB. Melalui Vaksinasi Presisi serentak se-NTB, tim vaksinasi yang diinidiasi Polda NTB, sukses menyuntikkan vaksin Covid-19 sebanyak 64 ribu dosis. Vaksinasi ini menjadi yang terbanyak dalam satu hari. Target vaksinasinya menembus 106 persen. ‘’Yang disediakan 61 ribu dosis. Sementara yang diberikan kepada penerima sebanyak 64 ribu. Tepatnya 64.377 dosis,” ucap Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Artanto, Senin, 29 November 2021.

Vaksinasi serentak yang diberi judul Vaksinasi Presisi ini digelar di seluruh wilayah NTB pada Sabtu, 27 November 2021. Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal memantau langsung vaksinasi dari Pondok Pesantren NWDI, Pancor, Lombok Timur. Artanto merinci capaian tertinggi di Sumbawa Barat dengan persentase 161 persen; disusul Kota Mataram dengan 159 persen; Lombok Utara 152 persen; Dompu 144 persen; Bima Kota 128 persen.

Sumbawa 113 persen; Lombok Barat 107 persen; Bima Kabupaten 106 persen; Lombok Timur 90 persen; dan Lombok Tengah 85 persen. “Walaupun kita sudah bisa menyelenggarakan kegiatan internasional WSBK Mandalika, vaksinasi tetap kita harus genjot agar herd immunity NTB maksimal,” tegasnya.

Vaksinasi Presisi yang juga dipantau langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini terlaksana berkat dukungan semua pihak. Baik TNI dan petugas kesehatan di masing-masing daerah, juga tingginya kesadaran masyarakat akan kebutuhan vaksin Covid-19.

Dia menjelaskan, percepatan vaksinasi ini juga demi mendukung kekebalan kelompok masyarakat NTB. Sebab, tidak hanya kegiatan internasional saja yang menjadi atensinya. Tetapi juga untuk kesiapan masyarakat menyambut kehidupan normal baru di masa pandemi Covid-19.

“Apalagi tahun depan kita akan menyelenggarakan MotoGP yang tentunya penonton yang datang bisa lebih banyak enam kali lipat dibandingkan WSBK kemarin. Kekebalan kelompok ini penting sebagai salah satu protokol kesehatan yang harus dipenuhi,” terang Artanto.

Di Lombok Barat, warga menyambut antusias giat vaksinasi yang diselenggarakan Polda NTB ini. Salah seorang warga di Lobar bernama Yanti, yang mendapat jatah vaksin mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut. ‘’Jadi kita tidak perlu jauh-jauh, sudah bisa vaksin,’’ katanya.

Sementara itu, berdasarkan data cakupan vaksinasi di NTB hingga 3 Desember 2021, vaksinasi dosis 1 mencapai 2.871.380 orang (73,42 persen).  Vaksinasi dosis 2 sebanyak 1.757.055 (44,93 persen) dan vaksinasi dosis 3 (khusus Nakes) sebanyak 22.389 orang (81,01 persen). (rak)