Mengendap di Kas Daerah, 294 Desa Belum Terima DD Tahap III Tahun 2018

Tabel DD

Mataram (Suara NTB) – Penyerapan penyaluran dana desa (DD) tahap III tahun 2018 hingga 31 Desember baru mencapai 70,45 persen. Data yang diperoleh Suara NTB dari Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) NTB, sebanyak 294 desa yang belum menerima DD tahap III tahun 2018.

Pemerintah pusat melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) telah mentransfer DD tahap III tahun 2018 ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) sebesar Rp392,32 miliar atau 40 persen total dana desa yang diperoleh NTB tahun 2018. Dengan rincian Lombok Barat Rp51,33 miliar, Lombok Tengah Rp62,18 miliar, Lombok Timur Rp101,08 miliar, Bima Rp62,71 miliar, Sumbawa Rp49,56 miliar, Dompu Rp24,68 miliar, Sumbawa Barat Rp21 miliar dan Lombok Utara Rp19,77 miliar.

Iklan

Dari dana sebesar Rp392,32 miliar yang telah ditransfer ke kas daerah delapan kabupaten, cuma lima kabupaten yang menyalurkan 100 persen ke desa sampai 31 Desember 2018. Dua kabupaten, yakni Lombok Timur dan Lombok Utara nol persen, sedangkan Lombok Tengah 82,68 persen.

Dari 995 desa yang ada di NTB, hanya 701 desa yang mendapatkan DD tahap III senilai Rp260,68 miliar. Artinya, sekitar Rp131,64 miliar DD tahap III mengendap di kas daerah.

Kepala Kanwil DJPB NTB, Syarwan, SE, MM mengatakan, seharusnya DD tahap III sudah ditransfer ke rekening kas desa (RKD) pada tahun anggaran 2018 lalu. Masih adanya dana yang mengendap di beberapa kabupaten, kemungkinan Pemda hati-hati mencairkannya.

Sementara itu, untuk DD tahun 2019, Syarwan mengatakan baru Lombok Utara yang telah mencairkan ke desa. Untuk penyaluran DD tahap I, kata Syarwan sebesar 20 persen dari total dana desa yang diperoleh tahun ini. Untuk tahap II dan III masing-masing sebesar 40 persen.

‘’Penyaluran tahap pertama, syaratnya Perkada, Perbup sudah ada. Maka  kami bayar.  Kemudian penyaluran 40 persen berikutnya. Mana pertanggungjawaban tahun lalu? Mana barangnya? Kalau dia bagus cair 40 persen,’’ demikian Syarwan. (nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here