Mengembangkan Potensi Generasi Muda Melalui Lasqi

Foto bersama Ketua Lasqi NTB, Hj.Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah dengan Pengurus Baru Lasqi Kabupaten Lombok Barat, Rabu (6/10) kemarin.

Mengembangkan Potensi Generasi Muda Melalui Lasqi

Mataram (Suara NTB) – Ketua Umum DPW Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (Lasqi) NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE., M.Sc  mengatakan,  generasi muda memiliki potensi yang begitu besar dan harus diarahakan. Diharapkan, hadirnya Lasqi sebagai media generasi muda dalam menggali potensi yang dapat dikembangkan.

Iklan

“Kita memiliki amanah untuk mengawal generasi muda agar dapat memiliki akhlak yang baik, cerdas dan memiliki kepribadian yang sesuai dengan budaya yang kita miliki. Salah satunya dapat kita kembangkan melalui Lasqi,’’ ujar Niken pada Pelantikan Dewan Pengurus Pimpinan Daerah (DPD) Lasqi Kabupaten Lombok Barat periode 2021 – 2025 yang dipimpin Ny.Fauzan Khalid. Pelantikan berlangsung di Kantor Bupati Lombok Barat, Rabu, 6 Oktober 2021.

Niken yang juga Ketua Umum TP PKK NTB ini juga mengungkapkan bahwa pelantikan Lasqi Kabupaten Lombok Barat diharapkan mampu mempersiapkan diri dalam mengikuti Lomba Qasidah Islam, bintang vokalis, pop religi dan qasidah kolaborasi  tingkat Provinsi NTB yang akan berlangsung 13 Oktober di Sumbawa Barat. Kemudian festival bintang vokalis tingkat nasional pada bulan November di mana  NTB menjadi  tuan rumah.

‘’Insya Allah, Kabupaten Lombok Barat menjadi kabupaten yang eksis, yang memberikan putra putri terbaiknya. Dan kami berharap kegiatan ini tidak hanya ibu ibu tetapi juga untuk anak – anak,’’ harap Niken.

Sementara, Asisten I Setda Lombok Barat, Drs. Agus Gunawan mengatakan, dengan keberadaan Lasqi dapat melestarikan budaya dan seni budaya yang sudah ada dan juga menjadi filter budaya yang tidak sesuai dengan nilai-nilai ajaran agama di NTB.

‘’Kami sangat berharap sekali dengan keberadaan Lasqi ini. Tidak hanya bisa melestarikan nilai-nilai seni dan budaya yang sudah ada, salah satunya yaitu qasidah. Tetapi juga, sebagai filter budaya yang tidak sesuai dengan nilai agama di NTB,’’ pungkasnya. (r)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional