Mengaku Ditipu, Warga Prancis Tuntut Pengelola LTC

Ruby Daniel Charles (paling kanan) saat memberikan keterangan tentang LTC, bersama Kepala OJK NTB, Farid Faletehan (paling kiri) dan Muhammad Abdul Mannan (tengah)

Mataram (Suara NTB) – Bule Asal Prancis, Ruby Daniel Charles merasa ditipu investasi di Lucky Trade Community (LTC). Iapun mengadu ke Satgas Waspada Investasi (SWI) NTB.

Dana yang diinvestasikan sebesar Rp200 juta. Disetor dua kali secara bertahap. Daniel awalnya melihat investasi dana yang dikelola oleh LTC sangat menjanjikan. Karena keuntungan yang ditawarkan sampai 300 persen.

Iklan

Daniel masuk sebagai anggota LTC sejak Januari 2021 ini. Awalnya atas ajakan pacarnya. Daniel tinggal di Bali. Beberapa lama setelah dijanjikan, keuntungan yang diharap-harapkan tidak juga direalisasikan oleh LTC. Dari sana ia mulai curiga, ada yang tidak beres dengan investasi ini.

Seperti diketahui, SWI didalamnya termasuk Kepolisian, Kejaksaaan, dan Otoritas Jasa Keuangan serta instansi dan lembaga lainnya. Telah mengumumkan LTC adalah investasi ilegal. Karena tidak memiliki izin pengelolaan dana dari otoritas.

Daniel baru menyadari hal ini. setelah tidak adanya kepastian dana yang diinvestasikan kembali. Apalagi mendapatkan keuntungan sebesar 300 persen yang dijanjikan. Pengelola LTC berkilah. Dana bisa kembali dengan mengalihkan investasi di LTC ke LBC. Dana itupun dikembalikan dalam bentuk crypto. Namun Daniel nekad meminta, dananya harus kembali. Dan tidak terima dialihkan ke LBC (skema investasi yang sama).

Daniel saat memberikan keterangan di Hotel Santika, Rabu, 14 April 2021. Usai dilakukan pertemuan tertutup antara Polda NTB dan OJK NTB.

Dalam keterangannya kemarin, Daniel juga didampingi Kepala OJK NTB, Farid Faletehan, dan Humas, Muhammad Abdul Mannan.

Dari Bali, Daniel terbang ke NTB untuk melaporkan dugaan penipuan investasi illegal ini. laporan disampaikan ke Polda NTB, dan OJK NTB (SWI). Daniel juga sudah dimintai keterangannya.

Bule berbadan tegap dan bertato ini sepertinya tak rela kehilangan uang ratusan jutanya begitu saja. Ia satu-satunya bule yang tertipu. Bersama beberapa rekan-rekannya di Bali yang menginvestasikan dananya di LTC. Tetapi baru dia yang berani melapor.

Tak sekadar melapor, Daniel nekad mencari pendiri LTC, berinisial LM di Ampenan, Kota Mataram. Ia bersikeras meminta dananya kembali, beserta keuntungan yang dijanjikan. Hanya saja, ia hanya berhasil mendapatkan modalnya sebesar Rp200 juta.

Sementara janji keuntungan sebesar 300 persen? Ia harus gigit jari. Tetapi masih beruntung. Karena dengan caranya, modalnya bisa kembali. Laporan Daniel kini tengah diproses aparat. Menurutnya, beberapa rekannya juga akan melakukan hal yang sama, melapor ke aparat.

Sebagai anggota LTC, Daniel mengetahui, member LTC ini mencapai 62.000. (bul)

Advertisement ucapan idul fitri ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional