Menag : MTQ Nasional Upaya Wujudkan Revolusi Mental

Menteri Agama Lukman Hakim (kanan) didampingi Ketua MUI Maruf Amin (tengah) dan Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher Parasong (kiri) memberikan keterangan pers hasil sidang isbat di Kementerian Agama, Jakarta, Senin (4/7). Pemerintah melalui mekanisme sidang isbat menetapkan Idul Fitri 1437 Hijriah jatuh pada Rabu (6/7). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/kye/16

Mataram (suarantb.com) – Menteri Agama (Menag) RI, Lukman Hakim Syaifudin menyampaikan pelaksanaan MTQ Nasional merupakan upaya mewujudkan revolusi mental. Revolusi mental diperlukan untuk pemantapan nilai-nilai Islam sehingga dapat mencapai rahmat bagi semesta alam. Hal ini juga menjadi tema pelaksanaan MTQ Nasional ke-26 yang dibuka pada Sabtu, 30 Juli 2016 malam di Islamic Center, Kota Mataram.

“Terminologi rahmat di dalam Al Qur’an disebut sebanyak 338 kali. Menurut para ahli tafsir, ayat-ayat tentang rahmat memiliki 14 jenis makna yang semuanya merujuk pada hal-hal baik yang mencerminkan kedamaian dan kemakmuran. Artinya, cita-cita Indonesia sebagai negara baldatun thoyyibatun warobbun ghofur, sesuai dengan lagu mars MTQ akan terwujud jika kita merevolusi mental dan diri kita,” jelasnya.

Iklan

Dalam  revolusi mental, Menang mengatakan, diperlukan sifat dasar berupa keterbukaan, tanggung jawab, keringkasan atau efisiensi dan ketepatan atau efektivitas. Untuk itulah pada MTQ Nasional ke-26 ini digunakan e-MTQ untuk pertama kalinya yaitu aplikasi pendaftaran peserta secara daring.

Menurut Lukman, pemanfaatan teknologi informasi ini dimaksudkan untuk mengikis potensi kecurangan, meringkas keruwetan dan menghindari konflik dalam lomba. Aplikasi e-MTQ ini juga upaya konkret Kementerian Agama dan panitia untuk menumbuhkan sportivitas dan tata kelola yang baik. Sehingga dalam pelaksanaannya, MTQ Nasional memiliki integritas tinggi sehingga mencerminkan keagungan ajaran Islam.

Di akhir sambutannya, Lukman berharap MTQ Nasional ke-26 berjalan lancar, aman, tertib dan sukses. “Kepada qari’-qari’ah, hafidz-hafidzah, Dewan Hakim, LO (liason officer), marilah kita menjaga tujuan mulia dari MTQ ini. Kita jadikan Al Quran sebagai penjaga diri sekaligus penyejuk Iman yang menentramkan,” pesannya. (ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here