Memasuki Puasa, Harga Cabai Diprediksi Turun

Mataram (Suara NTB) – Memasuki bulan puasa, harga cabai diprediksi kembali turun. Kini harga cabai telah normal, tidak seperti beberapa bulan lalu yang harganya mencapai Rp 100 ribu lebih per kilogram. Harga cabai saat ini sekitar Rp 35 ribu per kilogram.

“Sekarang harga cabai normal. Masuk puasa ini harganya bisa turun drastis,” kata Syamsul, salah seorang pedagang cabai di Pasar Mandalika kepada Suara NTB, Rabu, 24 Mei 2017.

Iklan

Syamsul memperkirakan harga cabai akan kembali turun setelah memasuki puasa karena ia melihat banyak petani yang mulai memasuki masa panen. Sehingga produksi bumbu dapur ini akan meningkat.

“Apalagi puasa nanti tambah banyak yang panen dan kemungkinan akan turun harga kalau cabainya ndak rusak,” jelasnya.

Ia sendiri memasok cabai rawit lokal dari petani di wilayah Lombok Barat. Banyak petani di Lombok Barat yang saat ini menanam cabai dan segera panen. “Coba lihat dari Kediri ke timur itu, cabai semua di sana yang ditanam petani,” kata pedagang asal Bengkel, Lombok Barat ini.

Menjelang puasa ini, Syamsul mengatakan tak ada harga bumbu dapur yang mengalami lonjakan harga drastis. Bawang putih mengalami kenaikan sejak sepekan terakhir, namun tidak terlalu tinggi. “Cuma bawang putih saja yang naik harganya, kalau yang lain-lain normal,” sebutnya.

Harga normal bawang putih impor sekitar Rp 39 ribu-Rp 40 ribu per kilogram. Kini naik menjadi Rp 45 ribu per kilogram. Penyebab kenaikan ini menurutnya karena kurangnya pasokan dari Pulau Jawa.

“Barang yang masuk dari Jawa kurang. Mungkin karena penyeberangan ramai jadi lama di jalan,” ujarnya.

Sedangkan untuk bawang putih lokal, Syamsul mengatakan harganya normal yaitu Rp 45 ribu per kilogram. Bawang putih yang ukurannya lebih kecil dengan jumlah siung lebih banyak itu lebih mahal karena cita rasanya lebih enak dibanding bawang putih impor. Hanya saja konsumen lebih memilih bawang putih impor daripada lokal karena lebih mudah dikupas.

“Kupasnya cepat. Orang cari yang praktis,” ujarnya.

Jika bawang putih naik harga, bawang merah malah sebaliknya. Dari yang semula harganya Rp 30 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp 18 ribu per kilogram. “Sudah seminggu ini turun,” sebut Syamsul. (ynt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here