Memasuki Musim Kemarau, PDAM akan Aktifkan Sumur Bor

H. Lalu Ahmad Zaini. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Perusahaan Air Minum Giri Menang (Perseroda) mulai mengantisipasi terjadinya defisit air bersih menjelang musim kemarau. Sumor bor diaktifkan kembali untuk menyuplai ke rumah tangga.

Direktur PT. Air Minum Giri Menang (Perseroda) H. Lalu Ahmad Zaini mengakui, kondisi saat ini masih baru memasuki musim kemarau. Pihaknya akan mengantisipasi pada puncak musim kemarau dengan mengaktifkan sumur bor di 25 titik. Pengaktifkan sumur bor menjadi satu kesatuan dan tidak bisa dipisahkan di Mataram saja, tetapi mencakup wilayah Lombok Barat. “Semua saling back up. Sumur bor sedang diaktifkan untuk membantu di beberapa titik,” kata Zaini dikonfirmasi, Senin, 6 September 2021.

Iklan

Zaini menyebutkan, kawasan paling rawan suplai air baku berkurang yakni di kawasan Ampenan dan Lingkar Selatan. Hal ini tidak terlepas dari pengaruh musim kemarau. Dia mengharapkan, pembangunan Bendungan Meninting bisa memenuhi suplai air baku di dua wilayah yakni Kota Mataram dan Lombok Barat.

Adapun suplai air bersih terganggu di rumah tangga terutama di kompleks perumahan. Dikatakan, terganggunya suplai air pada jam pemakaian saja. Karena itu, ia menyarankan masyarakat untuk membuat penampungan sementara. “Terganggunya pada jam – jam sibuk pemakaian saja,” jawabnya.

Di satu sisi, defisit air bersih menjadi persoalan berkepanjangan terutama memasuki musim kemarau. Karena itu, pihaknya berusaha meminimalisir. Penyelesaian jangka panjang adalah pembangunan bendungan Meninting. Diharapkan dalam satu tahun kedepan bisa menyuplai tambahan air baku 150 ribu liter meter kubik. Kedua, di wilayah Selatan direncanakan akan mengolah sungai Dodokan. Teknisnya, air dipompa untuk wilayah pengembangan baru, sehingga wilayah yang berada di tengah bisa terpenuhi pasokan air bakunya. (cem)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional