Melalui Festival Air – The Southland Dance, Lobar Angkat Wisata Kuliner, Atraksi Budaya hingga Bahari Sekotong Jelang WSBK

0
Festival Air - The Southland Dance diadakan di pantai elak-elak dan Gili Gede Sekotong

Giri Menang (Suara NTB) – Letak Sekotong yang relatif dekat dengan Sirkuit Mandalika yang akan menjadi venue perhelatan World Superbike (WSBK) 2021 beberapa hari ke depan menjadi peluang bangkitnya kepariwisataan di Sekotong. Menangkap momen tersebut, Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar) mulai dari pagi tadi menggelar sejumlah kegiatan kepariwisataan di kawasan Sekotong yang terbungkus dalam event ‘Festival Air – The Southland Dance’, Sabtu (13/11/2021).

Dimulai dengan clean up bawah laut serta transplantasi karang di laut Gili Layar Sekotong yang langsung dipimpin oleh Dandim 1606/Mataram Kolonel Arm Gunawan, kegiatan hari pertama juga disertai dengan Live Cooking dari ibu-ibu masyarakat Sekotong yang didampingi Indonesian Chef Association (ICA) di Pantai Arjuna Batu Kijuk Sekotong Barat. Bersamaan dengan Live Cooking, ada juga kegiatan Beauty Class yang dimeriahkan sejumlah perias wajah yang ada di kawasan Sekotong.

IKLAN

Pada malam harinya, event dilanjutkan dengan Camping Bareng, Live Music dan Diskusi Seputar Pariwisata di Pantai Elak-Elak yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Dinas Pariwisata Lombok Barat dan YouTube TVRI NTB.Sebagai penutup di hari pertama, Festival Air menyajikan nonton bareng tanyangan WSBK di pinggir pantai.”Di tengah hiruk pikuk dengan pemberitaan WSBK dan tahun depannya ada MotoGP, dengan event ini masyarakat juga diharapkan menjadi aware terhadap aspek promosi pada destinasi di tempatnya sendiri,” ujar Kepala Dispar Lobar Saepul Akhkam saat pembukaan event.

Aspek lain yang ditujukan dari event ini juga disebutkan Akhkam adalah aspek edukasi, menurutnya, aspek inilah yang mendasari adannya kegiatan live cooking yang didampingi oleh ICA, beauty class hingga cleanup bawah laut dan transplantasi.”Ini adalah aspek yang ingin kita capai agar masyarakat kita menyadari bahwa membangun kepariwisataan yang berkelanjutan itu harus berbasis masyarakat,” ucapnya.Terakhir ia menyebutkan bahwa aspek lain yang ingin dicapai dari event ini adalah pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat.”Aspek pemberdayaannya yaitu di semua rangkaian pada event ini kita lebih banyak menampilkan konten lokal dari para pelaku yang ada di daerah Sekotong,” tandas Akhkam.

Gelaran event Festival Air ini kemudian tidak luput dari apresiasi dari sejumlah pihak. Wakil Bupati Lobar yang datang diwakili Asisten I Setda Lobar Agus Gunawan menyampaikan bahwa dipilihnya Sekotong sebagai lokasi diselenggarakannya Festival Air adalah sangat tepat.”Sangat tepat, karena Sekotong sendiri sudah sangat terkenal dengan panorama pantai, pulau-pulau kecil dan keindahan bawah lautnya,” ucap Agus.

Di tempat dan waktu berbeda, Anggota Komisi II DPRD Lobar Lozawa Abdul Majid menyatakan jika event ini merupakan salah satu gerakan yang bagus, “Gerakan yang harus didorong untuk kemudian menumbuhkembangkan kesadaran yang kolektif untuk bagaimana pariwisata ini bisa berkelanjutan,” ucap Lozawa saat sesi Diskusi Seputar Pariwisata di pantai Elak-Elak.

Menurutnya, lebih-lebih posisi Sekotong yang merupakan penyangga dari Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, sangat penting untuk memberdayakan masyarakat pada event-event yang ada sehingga bisa mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata yang ada di Sekotong. “Karena masa depan Sekotong nantinya itu ada pada masyarakat Sekotong sendiri,” ujarnya.

Ozy Gaffar, seorang pelaku pariwisata senior di NTB, yang juga menjadi salah satu narasumber saat sesi Diskusi Seputar Pariwisata di Pantai Elak-Elak mengatakan jika event yang diselenggarakan oleh Dispar Lombok Barat ini adalah event yang luar biasa karena dikemas hapenning, revenue, dan silaturahim.”Happening ini menghadirkan kembali suasana happening, kemudian revenue karena ini memberikan dampak positif kepada para industri misalnya seperti di hotel-hotel dari acara yang dibuat oleh Dispar Lobar ini,” ucap Ozy.

Kedepannya ia berharap gaung dari kepariwisataan Lombok Barat secara umum bisa lebih masif.Setelah hari ini, rangkaian kegiatan event Festival Air – The Southland Dance berlanjut esok dan mengambil tempat di Gili Gede. Di Gili Gede, digelar lomba layang-layang hias, lomba presean, lomba perahu layar dan acara pamungkas live music di tengah laut yang akan menampilkan Rosanna Band.(her)