Mekanisme UAM Bisa Gunakan Luring Maupun Daring

Kepala Kemenag Loteng H. Zamroni Aziz menghadiri sosialisasi ujian madrasah di MTsN 2 Loteng. (Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – Keputusan pemerintah melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agam (Kemenag) yang menghapus Ujian Nasional (UN) dan Ujian Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) mulai tahun pembelajaran 2019-2020, disambut positif keluarga besar madrasah dan masyarakat.

Kebijakan yang memberi ruang berkreasi maksimal bagi satuan pendidikan ini, memantik masing-masing civitas madrasah untuk dapat menyelenggarakan pembelajaran dan evaluasi yang terbaik.Terkait dengan persiapan pelaksanaan evaluasi akhir bagi peserta didik kelas IX, Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTsN  2 Lombok Tengah menggelar sosialisasi ujian madrasah, Rabu, 24 Februari 2021.

Iklan

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Loteng H. Muliadi sebagai narasumber menyampaikan pentingnya setiap kepala madrasah untuk mengetahui mekanisme pelaksanaan ujian akhir madrasah yang akan dilaksanakan serentak secara nasional dalam kurun waktu antara tanggal 15 Maret sampai 10 April 2021.

Ia juga mengungkapkan pelaksanaan ujian akhir madrasah tahun ini dapat dilaksanakan dengan sistem luring maupun daring juga dengan memanfaatkan CBT maupun kertas dan pensil (KP).

Kepala Kantor Kemenag Loteng H. Zamroni Aziz, dalam sambutan dan arahannya berharap, pelaksanaan ujian madrasah tahun ini dapat berjalan lancar sesuai mekanisme yang ada.

“ Tahun ini adalah pelaksanaan ujian akhir madrasah yang betul-betul mandiri, dilaksanakan oleh satuan pelaksana pendidikan, baik dari proses sampai kepada pelaksanaannya dilakukan secara mandiri oleh madrasah masing-masing,” ungkap Zamroni.

Ketua Gerakan Pemuda Anshor NTB ini juga berharap, semua yang terlibat dalam kegiatan ujian madrasah ini , baik itu para penyelenggara maupun peserta ujian, dapat berperilaku jujur dalam mengikuti semua rangkaian yang ada.

“Dan semua tahapan-tahapannya sudah di tentukan dalam Pos Ujian madrasah yang terbaru,semoga rangkaiannya berjalan lancar sesuai scedule,” jelasnya.

Selain itu, ujarnya, pentingnya sinergitas antar semua komponen yang ada dalam satuan organisasi madrasah, seperti kepala madrasah, operator, komite dan pihak yayasan dalam rangka mewujudkan madrasah yang hebat dan bermartabat.

Sementara itu, Kepala MTsN 2 Loteng Masdiono mengkonfirmasi, persiapan pelaksanaan ujian madrasah tahun 2021 ini sudah dilaksanakan sejak awal Februari ini dengan membentuk panitia pelaksanaan ujian.

Kegiatan ini diikuti 76 kepala madrasah swasta yang tersebar di empat kecamatan yaitu Pringgarata, Jonggat, Praya Barat dan Kecamatan Praya Barat Daya, juga diikuti dewan guru pengampu mata pelajaran kelas sembilan MTsN 2 Loteng. Turut hadir dalam acara ini Kepala Kemenag, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Ketua Pokjawas dan Pengawas Madrasah di empat kecamatan KKM Mts N 2 Loteng. (dys)

Advertisement filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional