MAZ, Bayi ‘Mengandung’ Asal Lotim Diduga Mengidap Gizi Buruk

Mataram (suarantb.com) – MAZ, bayi berusia 10 bulan asal Lotim mendapat julukan bayi ‘mengandung’ karena ukuran perutnya yang membesar. Menurut  Dirut RSUD NTB, dr Lalu Hamzi Fikri pembesaran perut ini diperkirakan akibat adanya massa yang diduga merupakan kembaran MAZ atau janin, yang tertinggal di dalam perutnya.

Kasus ini dalam istilah kedoteran disebut fetus in fetu, dimana janin terjebak dalam tubuh kembarannya. Biasanya, kejadian langka ini terjadi pada bayi perempuan. Inilah yang menyebabkan kasus MAZ terbilang sangat langka, sebab janin terjebak dalam tubuh bayi laki-laki.

Iklan

Selain menderita akibat keberadaan ‘kembarannya’ ini, diakui Fikri MAZ diduga menderita gizi buruk. “Kondisinya saat ini bayi ini dalam keadaan gizi buruk. Disebabkan karena ada benda asing dalam tubuhnya itu. Jadi benda asing ini ibarat parasit, dia  meminta makanan dari inangnya,” jelasnya, Selasa, 21 Maret 2017.

MAZ bayi asal Lotim yang diduga di dalam perutnya terdapat janin.

Meski bersifat parasit, ditekankan Fikri janin ini merupakan benda mati. Hanya saja, sistem pembuluh darahnya masih terus aktif. Sama seperti yang terjadi pada jaringan kanker di dalam tubuh seseorang.

Oleh sebab itu, perbaikan gizi MAZ sekarang menjadi fokus tim dokter menjelang operasi yang dijadwalkan minggu depan. Namun, jadwal operasi bisa berubah sesuai dengan kondisi fisik si bayi.

“Bisa saja seminggu kemudian, atau mundur jadi dua minggu,” ucapnya.

“Sekarang usaha yang kita lakukan setelah mengoreksi hasil labnya adalah perbaikan gizi. Kita tidak inginkan kondisi bayi memburuk, karena risiko hipotermi bisa terjadi dengan kondisi bayi yang ada benda asing dalam tubuhnya itu,” imbuhnya.

Bayi malang ini, dirujuk ke RSUD NTB pada 11 Maret 2017 lalu dari RSUD Dr Soedjono Selong. Masuk sebagai pasien IGD dengan dugaan kelainan usus. Namun, setelah dilakukan CT Scan pada 15 Maret lalu ditemukan keberadaan sebuah massa atau janin di dalam perutnya.

“Setelah dilakukakan ct scan, terdapat asites atau cairan di dalam perut dan ada massa yang kita sebut mirip janin. Menurut pengakuan ibunya seminggu setelah lahir baru ketahuan, jadi ini istilahnya ada kelainan sejak lahir,” tambahnya. (ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here